BUMN Pupuk Pamerkan Big Data di Pameran Industri Hannover Messe 2021


Ilustrasi Industri 4.0

Ilustrasi Industri 4.0

PT Pupuk Indonesia (Persero) menjadi salah satu dari 156 perusahaan Indonesia yang terpilih untuk turut berpartisipasi dalam ajang pameran industri terbesar di dunia Hannover Messe 2021 Digital yang digelar secara virtual untuk pertama kalinya di Jerman sejak Senin, 12 April 2021 lalu.

Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky menjelaskan bahwa Pupuk Indonesia terpilih sebagai peserta oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI berkat transformasi digital Pupuk Indonesia yang secara optimal memanfaatkan teknologi industri 4.0 sehingga dinilai dapat mendukung transformasi industri dan ekonomi nasional.

Anggota dari holding Pupuk Indonesia, Pupuk Kaltim dan Rekayasa Industri juga ikut berpeartisipasi sebagai bagian dari 6.500 perusahaan dari 75 negara yang menampilkan inovasi digitalnya. Hal ini juga merupakan bentuk dukungan Pupuk Indonesia untuk mendorong percepatan digitalisasi berdasarkan Making Indonesia 4.0.

Lebih lanjut, Panji juga menjelaskan bahwa Hannover Messe 2021 Digital merupakan kesempatan bagi Pupuk Indonesia untuk dapat memperluas kerja sama dengan negara lain dan meningkatkan transformasi bisnis perusahaan.

“Keikutsertaan Pupuk Indonesia di ajang ini sejalan dengan upaya kami untuk melakukan transformasi bisnis perusahaan,” kata Panji, Selasa (13/4/2021).

Pada Hannover Messe 2021 Digital, Pupuk Indonesia memamerkan hasil transformasi digital mereka mulai dari Smart Production, Smart Distribution, Precision Farmning, hingga proyek strategis. Hal ini disamping memperkenalkan produk-produk yang selama ini sudah menjangkau banyak negara seperti di Asia pasifik, Eropa, dan Amerika.

Pupuk Indonesia menampilkan Smart Production di bidang produksi, di mana ini merupakan sistem big data yang mengintegrasikan data pneumatik dan Distributed Control System (DCS) dengan data operasional seperti maintenance, inspeksi, dan tes laboratorium. Pengolahan data ini akan memberikan bahan evaluasi proses produksi secara real time.

“Hasilnya akan meningkatkan efisiensi konsumsi energi, production rate, realibilitas pabrik, dan menurunkan durasi shutdown,” papar Panji.

Pada bidang distribusi, Pupuk Indonesia menerapkan Smart distribution yang menggunakan sistem penebusan pupuk secara online (e-commerce) yang terintegrasi dengan gudang. Selanjutnya juga terhubung dengan Distribution Planning & Control System (DPCS) hingga sistem optimalisasi bongkar-muat barang di seluruh pelabuhan milik Pupuk Indonesia.

“Semua dilakukan secara real time sehingga kami bisa mengelola data secara akurat, mempercepat proses pengambilan keputusan, hingga efisiensi biaya dan sumber daya manusia,” jelas Panji.

Panji meyakini melalui Hannover Messe 2021 Digital, Pupuk Indonesia akan memiliki peluang untuk dapat memahami kebutuhan industri dan perdagangan luar negeri sehingga dapat memacu penjualan produk unggulan, seperti pupuk urea, NPK, amoniak, serta produk kimia lainnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan industri di mancanegara.

“Hal ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi perusahaan nasional berkelas dunia untuk nutrisi tanaman dan solusi pertanian yang berkelanjutan,” pungkas Panji.