IBM Indonesia Siapkan Berbagai Inisiatif untuk Kembangkan Cloud Computing di Indonesia


IBM

Logo IBM

Presiden Direktur IBM Indonesia Tan Wijaya buka-bukaan mengenai pengembangan teknologi komputasi awan atau cloud computing di Indonesia. Menurutnya, pengembangan cloud computing yang disebut sebagai ‘harta karun’ di sektor teknologi informasi tersebut sedikit tertinggal di Indonesia jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Oleh karena itu, Tan Wijaya mengungkap bahwa IBM Indonesia telah mengupayakan berbagai inisiatif demi mengejar ketertinggalan cloud computing di Indonesia dari segi infrastruktur. Hal ini agar dapat mengembangkan cloud computing dengan maksimal.

“Itu tentu ada satu komponen harus kita perbaiki dan kita terus tingkatkan. Tapi di luar infrastruktur, ada dua hal yang lebih penting yang juga harus diperhatikan,” kata Tan Wijaya dalam sesi wawancara dengan CNBC TV Indonesia, melansir dari CNBC Indonesia, Senin (15/11/2021).

Tan Wijaya kemudian melanjutkan, hal kedua yang harus diperhatikan dalam pengembangan cloud computing di Indonesia adalah proses pengembangan itu sendiri. Ia menjelaskan bahwa proses harus dicermati dengan tepat karena bisa menjadi ancaman siber.

Hal ketiga, adalah sumber daya manusia (SDM). Menurut Tan Wijaya, penting bagi berbagai pihak yang ingin menggunakan cloud computing untuk melakukan pelatihan terhadap SDM mengenai penggunaan cloud agar lebih efektif dan efisien dalam implementasinya.

Sementara terkait dengan industri cloud computing di Indonesia serta poin-poin yang perlu dijadikan perhatian oleh para pengguna cloud computing, Tan Wijaya menjelaskan bahwa hal tersebut sudah dilihat IBM Indonesia dari hasil survei internal. Hasilnya,dari hanya 25% yang bilang harus beralih ke public cloud, kini 98% mengatakan harus mengadopsi Hi-Bit cloud.

“Sudah besar sekali yang menyadari dan mengatakan bagaimana mereka bisa menggunakan cloud ini untuk transformasi sistem mereka. Mari kita sama-sama untuk enjoy dari segi benefit yang ada di cloud ini, tapi di sisi yang lain tentu kita harus perhatikan juga beberapa hal yang harus kita sudah amati dari awal dan kita harus sudah langsung bisa manage,” tutur Tan Wijaya.

Lebih lanjut, Tan juga menyampaikan bahwa potensi serta manfaat cloud computing sangatlah besar. Maka dari itu, harus dijalankan secara bersamaan dengan baik antara SDM, proses, serta teknologi itu sendiri.


Bagikan artikel ini