Kemenperin Dorong Pelaku Sektor Agro Menerapkan Industri 4.0


Ilustrasi Industri 4.0

Ilustrasi Industri 4.0

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Abdul rochim mengajak para pelaku industri agro melakukan transformasi teknologi industri sesuai dengan Making Indonesia 4.0.

“Pengalaman perusahaan-perusahaan dalam menereapkan Industri 4.0 diharapkan dapat memberikan motivasi kepada perusahaan lain untuk turut menerapkan teknologi industri 4.0 di perusahaan masing-masing,” ujar Abdul Rochim yang dikutip dari Antara, Rabu (7/4).

Abdul Rochim mengundang sejumlah perusahaan di sektor industri agro seperti PT Mayora Indah, PT Amerta Indah Otsuka, dan Vivere Group dalam memberikan pengalaman penerapan Industri 4.0.

Nurdin Lesman selaku manufacturing Group Head M1&M4 PT Mayora Indah Tbk menjelaskan, industri 4.0 merupakan tren baru, yang berhasil meningkatkan produktivitas kinerja pabrik seperti pada mesin coding yang terhubung dengan 14 mesin bungkus yang mampu mempersingkat idle time.

Sementara itu Plat Manager PT Amerta Otsuka Indah, Wheny Utoyo menambahkan pihaknya fokus pada simplikasi proses pekerjaan dalam implementasi industri 4.0. pihaknya menerapkan beberapa teknologi, salah satunya utily alarm notifier yang mengusung konsep Internet of Things, machine analyzing dengan AR, remote assistance application, dan eDistributor, serta delivery arrangement.

Sementara itu Vivere Group yang menggeluti bisnis furnitur mengimplementasikan industri 4.0 sejak tahun 2019. Vivere menawarkan konsep penjualan furnitur secara digital, sehingga lahir konsep IDEMU.

“Dengan design software yang kami miliki, konsumen bisa memilih produk yang mereka inginkan dan mencoba mengganti warna dan panel secara cepa dan langsung, sehingga bisa mempercepat proses pengambilan keputusan,” pungkas Head of Information System Vivere Group, Donny Fernando.