Menteri BUMN Harapkan Telkom Menggandeng Platform dan Media Lokal


Erick Thohir

Ilustrasi Erick Thohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengharapkan agar PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menjadi infrastruktur sejumlah platform atau media lokal Indonesia seperti konten dan game lokal. Langkah tersebut untuk mewujudkan sinergitas antara perseroan pemerintah dan swasta.

“Juga Telkom, bagaimana Telkom ini bisa menjadi agregator atau infrastruktur konten dan game lokal. Dan tentu menganalisis data atau big data yang apakah adevertising, apakah yang lain, tetapi ini menjadi sebuah akses yang menarik,” ucap Erick Thohir yang dikutip dari Idxchannel, Rabu (10/2).

Telkom sebagai emiten pemerintah dengan jumlah aset besar Rp221,20 triliun per 30 September 2020, cukup menjanjikan untuk menggandeng sejumlah platform atau media lokal Indonesia. Melalui anak usahanya, seperti Telkomsel atau Indihome, emiten bisa menunjukan sikap keberpihakan pada konten dan game karya anak bangsa.

Dilansir dari Idxchannel, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah merespons permintaan Menteri BUMN dan menjelaskan bahwa pihaknya tengah bekerjasama dengan sejumlah swasta untuk menggarap platform digital. Karena itu, manajemen berharap ada regulasi baru yang menjadi landasan hukum untuk dijalankan bersama.

“Kita kembangkan suatu, katakanlah platform lokal begitu, yang melibatkan dari para platform iklan, publisher, media, para agensi, dan tentunya kita membutuhkan support dari pemerintah untuk mengatur regulasi yang memang memungkinkan ini untuk dijalankan,” ungkap Ririek.

Platform itu disusun tidak hanya membantu media, namun juga upaya untuk mengurangi penyebaran berita palsu atau hoaks. “Kalau kita bisa pasang rating di berita-berita itu tidak hanya judulnya yang bombastis, tetapi juga memerlukan rating, karena membantu masyarakat untuk hanya membaca media atau berita yang memeang dianggap kredibel atau rating yang bagus,” tutup Ririek.

 


Bagikan artikel ini