Schneider Electric Dukung Percepatan Transformasi Digital Guna Pemulihan Ekonomi


Gedung Schneider electric

Ilustrasi Gedung Schneider electric

Schneider Electric mendukung percepatan transformasi digital dan elektrifikasi sebagai prioritas utama bagi para pemimpin dunia, dalam mengatasi krisis iklim dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Agenda utama dalam pagelaran Innovation Summit East Asia 2020 yang diselenggarakan secara virtual merupakan bagian dari Summit World Tour 2020 yang menghubungkan para pemimpin, visioner, pakar, mitra, serta pelanggan dalam menemukan solusi digital terbaru untuk membangun masa depan yang lebih baik dan dapat berkelanjutan.

Chairman and CEO Schneider Electric, Jean Pascal Tricoire menjelaskan bahwa perusahaan mendorong pelaku industri agar mempercepat proses transformasi digital untuk lebih siap dalam menghadapi pergolakan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia tahun ini dan juga krisis iklim.

“Seluruh dunia, hanya dalam beberapa bulan, hidup masyarakat telah berubah dan digitalisasi membantu kita beradptasi dengan normal baru,” ucap Pascal dalam siaran pers, Selasa (27/10). Menurutnya, pengoperasian jarak jauh dapat menjaga kelangsungan bisnis, memperkuat tahanan, menawarkan wawasan untuk mengantisipasi dan beradaptasi lebih baik.

Dalam pagelaran acara tersebut para peserta mempelejari lebih dalam tentang peran penting elektrifikasi, digitalisasi, inovasi, manajemen energi, dan otomasi industri dalam transisi menuju dunia yang rendah kerbon untuk membatasi kenaikan pemanasan global hingga 1,5 derajat celcius.

“Inovasi dan konektivitas digital telah mengubah cara kita bekerja dan hidup bersama, serta secara positif mengubah dampak aktivitas masyarakat terhadap lingkungan hidup, serta mendorong pemulihan ekonomi dan keberlanjutan untuk kita semua,” tambahnya.

Selain itu, Schneider Electric telah menjadi mitra bagi Lintasarta Technopark Data Center, kolokasi data center tier 3 untuk mendukung transformasi digital pelanggan di seluruh industri termasuk keuangan, telekomunikasi, minyak dan gas.

Solusi Schneider Electric sebelumnya telah digunakan di dua lokasi data center lainnya yaitu TB Simatupang Jakarta dan Jatiluhur Jawa Barat. Kami bangga dapat memperluas kemitraan kami dalam pengembangan data center dalam pengembangan data center terbaru Lintasarta di Technopark,” tutup Yana Achmad Haikal, Business Vice President Secure Power Division Schneider Electronic Indonesia.