BPPT Bangun Platform Big Data untuk Manajemen Data Indonesia


BigData

Ilustrasi BigData

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang membangun platform Big Data untuk optimalisasi manajemen data di Indonesia. Pengembangan Big Data nasional diperlukan dalam meningkatkan kemandirian dalam memanfaatkan data elektronik akibat adanya transformasi digital yang mencerminkan kondisi sosial, ekonomi, dan politik masyarakat.

“Big data sekarang ini menjadi suatu keharusan. Sedemikian banyaknya informasi data yang berserakan, yang mana big data ini bisa dimanfaatkan untuk pengelolaannya,” ujar Pelaksana tugas Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT Irwan Rawal Husdi dalam Rakernas Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi 2021, Senin (29/3).

Pembuatan big data nasional menjadi salah satu Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020-2024. Kegiatan PRN itu memprioritaskan tersedianya platform uji coba dan pengembangan sistem big data, tersedianya berbagai prototipe dan pilot sistem big data di berbagai instansi, tersedianya jumlah produk inovasi teknologi big data, dan tersedianya jumlah paper dalam jurnal maupun proceeding nasional atau internasional.

Pada 2021, ditargetkan terbentuk prototipe virtualisasi big data berbasis distributed object storage. Menurut Irwan di tahun 2021 akhir bahwa pihak BPPT harapkan sudah terbangun platform Big data dan seriring berjalannya waktu akan disempurnakan hingga tahun 2024.

“Akan dipetakan wali data yang bertanggung jawab terhadap penyediaan dan pengelolaan Big Data sehingga menjamin keakuratan data yang akan dikelola dan tidak terjadi duplikasi data. Itu akan berpengaruh pada efisiensi penggunaan dana karena membangun infrastruktur big data membangun infrastruktur big data membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” tambah Irwan.

Dilansir dari Antaranews, penyimpanan objek memiliki definisi yakni arsitektur penyimpanan data komputer yang mengelola data sebagai objek. Sistem penyimpanan objek itu memungkinkan retensi sejumlah besar data tidak terstruktur.