Kolaborasi AWS dan Kemnaker Untuk Meningkatkan Kualitas SDM di Bidang Cloud Computing

  • 17 Jul 2019 16.34 WIB

AWS Kemnaker SDM Cloud Computing

Amazon Web Service (AWS) melakukan kerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang Cloud Computing. Kerjasama tersebut menargetkan ratusan ribu SDM Indonesia dalam berbagai bidang keahlian layanan Cloud Computing sampai tahun 2025.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Hanif Dhakiri menyampaikan bahwa mulai 2019 pembangunan SDM merupakan prioritas pemerintah.

"Mulai tahun ini prioritas pemerintah diarahkan kepada pembangunan SDM agar semakin kompeten, kreatif, inovatif, produktif dan kompetitif", kata Hanif.

Menaker memberikan apresiasi kepada AWS yang mau bersama-sama memulai program pelatihan SDM di Bidang Cloud Computing ini, yang dimulai dari pelatihan 100 instruktur.

"Tahun ini 100 instruktur, tahun 2020 tambah lagi 300 instruktur. Dengan demikian, pada 2025 kami menargetkan 100 ribu tenaga kerja Indonesia yang sudah ditraining dan dididik untuk bidang cloud computing. Ini potensi yang cukup besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” paparnya.

Gunawan Susanto, Country Lead AWS Indonesia, menyatakan bahwa kompetensi Cloud Computing merupakan salah satu pilar dalam mendorong kemajuan negara.

“Kami percaya bahwa sumber daya manusia kerja yang siap dengan kecakapan cloud di masa depan adalah salah satu pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Negara," katanya.

Gunawan menyampaikan bahwa AWS mempunyai komitmen yang kuat untuk berinvetasi di Indonesia, selain berkomitmen untuk membangun data center di Indonesia, AWS juga ingin membantu pemerintah dalam pengembangan SDM Indonesia melalui keahlian teknologi yang dimiliki. Sampai saat ini, ribuan talenta Indonesia telah berpartisipasi dalam berbagai program AWS seperti: AWS Educate, AWS Academy dan AWS Training & Certification yang dilakukan melalui kerjasama dengan berbagai pihak.