Kombinasi AI dan Hybrid Cloud Jadi Pertimbangan Perusahaan Hadapi Pandemi


IBM

Logo IBM

Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung saat ini mendorong percepatan transformasi digital, terutama di INDonesia. IBM melihat bahwa transformasi digital yang dilakukan perusahaan Indonesia akhir tahun 2020 ini adalah adopsi teknologi cloud. Adopsi cloud ini pun telah menjadi fitur utama dalam mengembangkan model bisnis baru yang bergerak secara digital.

Sejumlah solusi yang jadi pertimbangan perusahaan untuk mengadopsi teknologi cloud salah satunya adalah kemampuan hybrid cloud, di mana hybrid cloud dapat disesuaikan dengan skala yang dibutuhkan oleh perusahaan. Selain itu, hybrid cloud juga menyediakan keamanan yang memadai bagi pelanggan.

Perusahaan di Indonesia juga berupaya untuk memberikan fasilitas dalam rangka menerapkan ekosistem kerja hybrid, di mana karyawan bisa secara bergantian bekerja di kantor dan dari rumah.

IBM menyampaikan, hybrid cloud dan artificial intelligence (AI) akan menjadi dua kekuatan dominan yang bisa mendorong terjadinya transformasi digital di semua sektor, baik swasta maupun publik.

“Kedua teknologi ini menjadi sangat fundamental dalam pengembangan operasional sebuah perusahaan menjadi lebih efisien dan memberikan kesempatan berinovasi guna mendorong perkembangan ekonomi digital Indonesia,” jelas Tan Wijaya, Presiden Direktur IBM Indonesia saat diskusi virtual, Kamis (17/12/2020).

Berdasarkan kajian baru dari IBM Institute for Business (IBV), perusahaan yang berhasil mengungguli perusahaan lainnya adalah mereka yang lebih dahulu memahami dan mengadopsi cloud serta AI. Kajian juga menunjukkan bahwa lebih dari 74 persen organisasi cenderung menggunakan hybrid cloud untuk keamanannya dan ketahanan kritis proses bisnis.

Selain itu, kajian IBV juga menunjukkan bahwa 6 dari 10 organisasi telah mengadopsi kecerdasan artfisial (AI) untuk dapat meningkatkan kepuasan serta retensi pelanggan. Bisnis pun saat ini tengah bergerak cepat untuk memanfaatkan teknologi cloud dan AI untuk memberikan akomodasi terhadap kebutuhan yang berbeda dengan sebelumnya.

IBV yang mensurvei 60 persen eksekutif menyampaikan, bahwa perusahaan para eksekutif ini selama pandemi telah melakukan percepatan transformasi digital. Organisasi yang ada dalam dua per tiga industri yang diteliti IBM telah menggunakan teknologi kunci, serta memperoleh hasil yang signifikan pada pendapatan premium selama pandemi.

IBM ke depannya akan terus berfokus pada platform solusi hybrid cloud dan AI yang dapat memberikan keleluasaan bagi pelaku bisnis untuk mengembangkan usahanya. Selain itu, juga untuk membantu pendapatan bisnis perusahaan selama pandemi masih berlangsung.