Menteri BUMN Minta Bio Farma Tingkatkan Kemampuan Program Vaksinasi


Distribusi Alat Medis Covid-19

Ilustrasi Distribusi Alat Medis Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir minta PT Bio Farma (Persero) untuk meningkatkan kemampuan dan memacu kesiapan kapasitas produksi, pengamanan cold chain dan distribusi untuk mendukung program vaksinasi COVID-19.

“Saya perintahkan kepada Bio Farma yang memiliki peran strategis dalam mendukung program vaksinasi COVID-19 ini untuk terus memperkuat perisapan kapasitas produksi vaksin, penangan cold chain, dan juga distribusi. Harus berjalan lancar dan tanpa hambatan karena seluruh masyarakat Indonesia menaruh harapan tinggi agar program vaksinasi nasional ini berlangsung sukses,” pungkas Erick di Bandung yang dikutip dari Antara News.

Menurut Erick, Bio Farma siap memantau pergerakan vaksin yang sudah dikirim ke 34 provinsi. Erick juga mengapresiasi penggunaan Internet of Things (IoT) untuk memonitor produksi, suhu di tempat penyimpanan hingga truk pengiriman, dan distribusi vaksin secara akurat dan real time.

Didampingi Dierektur Utama PT. Bio Farma (Persero) Honesti Basyir, Erick Thohir meninjau Command Center dimana menjadi tempat memonitor data produksi, penyimpanan, dan distribusi secara realtime berbasis teknologi IoT, fasilitas produksi, dan penyimpanan vaksin COVID-19 di Bio Farma.

Dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things yang dimiliki Holding BUMN Farmasi Bio Farma, seperti barcode dua dimensi, GPS, sensor suhu ruangan penyimpanan vaksin di Bio Farma dan armada distribusi, akan menjalankan sistem sensor behaviour yang memantau gerakan armada, kondisi kendaraan, dan perosnel pengantar vaksin, baik saat pengiriman vaksin mulai Gdeung Distribusi Bio Farma secara realtime, hingga titik akhir pengantaran ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi, Kota dan Kabupaten, atau fasilitas kesehatan.

“Saya meminta tim Bio Farma solid dan memberikan totalitas untuk mendukung program vaksinasi ini. Kami berharap usaha-usaha maksimal yang dilakukan BUMN dapat mempercepat terwujudnya Kesehatan Pulih dan Ekonomi Bangkit,” tutup Erick Thohir.