Dukung Implementasi Industri 4.0, NEC Indonesia Tampilkan Solusi Berbasis AI dan IoT di Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022


Ilustrasi Industri 4.0

Ilustrasi Industri 4.0

NEC Indonesia mendukung upaya terwujudnya industri 4.0 di Indonesia melalui partisipasi mereka di program Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022 yang digelar pada 24-25 Agustus 2022 di Jakarta.

Vice President Enterprise Solution Division NEC Indonesia Arif Adi Subekti menyampaikan, bahwa penerapan industri 4.0 untuk menopang pertumbuhan di pasar global yang semakin ketat, telah mendorong  banyak perusahaan manufaktur untuk mengadopsi teknologi baru.

Menurut Arif, transformasi digital merupakan elemen yang penting dalam konsep smart manufacturing. Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT) pun semakin dirasa perlu untuk dapat meningkatkan efisiensi proses produksi untuk pertumbuhan tingkat produktivitas.

“Memanfaatkan teknologi AI, IoT, dan data analytics, perusahaan manufaktur dapat membuat keputusan penting berdasarkan data real time untuk meningkatkan produktivitas. Pengendalian kualitas dalam proses produksi juga dapat meningkat secara signifikan,” tutur Ari dalam keterangan resminya, melansir dari SindoNews.com, Jumat (26/8/2022).

Melalui Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022 ini, NEC Indonesia menampilkan solusi smart facturing yang berfokus pada pemanfaatan teknologi AI, IoT, serta data analytics seperti System Invariant Analysis Technology (SIAT), deteksi wajah untuk kontrol akses, serta Warehouse Management System yang terintegrasi dengan ERP.

Arif menjelaskan, NEC Indonesia menghadirkan sistem software berbasis AI pada SIAT untuk dapat memberikan predictive maintenance seperti analisis pada kesehatan mesin produksi. Hal ini kemudian membantu perusahaan untuk dapat memantau masalah sekecil apapun.

“Pada solusi face recognition, NEC menawarkan akurasi yang tinggi dengan standardisasi internasional. Solusi ini dapat digunakan untuk memantau orang-orang yang di blacklist. Solusi ini juga bisa terintegrasi dengan sistem kepegawaian,” tutur Arif.

Sementara untuk solusi Micro Data Center (MDC), NEC menjalankan Aveva dengan menggandeng Schneider Electric. Arif menyampaikan bahwa NEC Indonesia menjalin kerja sama dengan beberapa partner untuk mendukung solusi IoT.

Arif mengatakan bahwa melalui partisipasi NEC Indonesia di Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022, NEC Indonesia ingin membangun kesadaran untuk menampilkan solusi terbaru bagi pelanggan setelah dua tahun pandemi COVID-19.

“Target yang kami sasar antara lain adalah para pelaku industri manufaktur. Pada kesempatan ini, kami juga telah menandatangani MoU dengan Kemenperin demi mempersiapkan pelaku industri untuk masuk ke industri 4.0,” pungkas Arif.


Bagikan artikel ini