Penguna Layanan Cloud Microsoft Meningkat Saat Social Distancing


Cloud Computing

Ilustrasi Cloud Computing

Microsoft, perusahaan multinasional Amerika Serikat melaporkan peningkatan 775% dalam penggunaan layanan Cloud-nya pada Microsoft Azure. Peningkatan ini selaras dengan kebijakan yang ditetapkan Amerika Serikat yang sedang melakukan kebijakan social distancing. Layanan yang mengalami lonjakan tertinggi adalah layanan untuk teleworking dan video game.

Seperti yang dilaporkan Microsoft dalam pembaruan blog-nya pada 28 Maret, Mengatakan bahwa "Kami telah melihat peningkatan 775 persen dari layanan cloud kami di daerah yang telah memberlakukan penjajakan sosial atau perlindungan di tempat".

Demi menjaga kualitas layanan yang diberikan, untuk itu Microsoft akan menerapkan sejumlah tindakan guna menghindari kelebihan beban pada servernya,. Microsoft Azure, melalui divisi manajemen Cloud-nya menyebut bahwa kebutuhan Cloud computing disebabkan social distancing di seluruh dunia.

Selain itu, Microsoft juga meningkatkan layanan Cloud computing termasuk peningkatan Windows Virtual Desktop, Power BI (perangkat lunak analisis pemasaran), Tim Microsoft dan berbagai komponen Xbox (Xbox Game Pass, Xbox Live dan Mixer).  Untuk divisi game-nya, Microsoft telah memutuskan untuk membuat beberapa penyesuaian untuk sistem game online-nya. Xbox Series X sementara ini memblokir penambahan profil Xbox Live dan gambar latar belakang baru untuk para gamer.

Windows Virtual Desktop, yang memungkinkan Anda memproyeksikan sistem Windows secara virtual dan dari jarak jauh, juga mengalami penurunan kecepatan layanan. Telework di sektor pendidikan juga mulai dibatasi penggunaannya. kemudian Fitur yang 'tidak penting' juga akan dinonaktifkan tertentu seperti notofikasi pengguna real-time dan penggunaan resolusi tinggi untuk konferensi video.