PLN Dukung Transformasi Digital dengan Meluncurkan PJB Access


Ilustrasi Industri 4.0

Ilustrasi Industri 4.0

Anak usaha PT. PLN (Persero) yaitu PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) meluncurkan PJB Access. Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan mitra PJB dalam berbisnis pembangkit listrik hingga layanan pelatihan.

Direktur Utama PJB, Sugiyanto mengungkapkan, dalam aplikasi ini ada enam layanan yang disediakan PJB Access. Pertama PJB iCORE yang berisi sistem Advanced Analytics menggunakan teknologi Internet of Things, Machine Learning, Big Data menjadi suatu sistem Artificial Intelligence.

“Tujuannya, untuk meningkatkan performance pembangkit secara realtime agar menjadi pembangkit yang kompetitif,” ujar Sugiyanto dalam peluncurunan PJB Access secara virtual yang dikutip dari Republika, Selasa (12/1).

Kedua, PJB EAM atau Enterprise Asset Management. Ketiga, PJB Maintenance, Review, and Overhaul (MRO) sebagai layanan prima untuk menjaga keandalan mesin di pembangkit PLTU dan non pembangkit PLTU lainnya.

Keempat, PJB Strategic Partenership yang merupakan kanal untuk kerja sama PJB  dengan produsen listrik swasta (IPP). Kelima, PJB Green Energy yang menyediakan layanan bisnis energi hijau seperti PLTS Terapung Cirata, co-firing batu bara, dan solar panel atap bagi industri. “Keenam, PJB Learn. PJB punya academy yang memberikan pelatihan intensif dan eksklusif dalam bentuk bundling tentang bisnis pembangkit,” tambahnya.

Direktur Pengembangan dan Niaga PJB Iwan Purwana mengatakan, PJB Access sudah bisa diakses per hari ini di web service dan smartphone. Iwan menyebut, PJB Access sebagai upaya PJB untuk mentransformasi bisnis secara digital, apalagi di masa pandemi tidak bisa bekerja sama dilakukan leluasa dengan tatap muka.

Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo yang hadir dalam peluncuran ini menjelaskan PJB Access merupakan upaya transformasi digital di PLN Group yang berorientasi pada layanan ke konsumen.