Jaringan 5G Indosat Diklaim Dapat Hadirkan Teknologi Efisien dan Kendalikan Smart City


Jaringan 5G

Ilustrasi Jaringan 5G

Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menilai spektrum sebesar 20MHz untuk jaringan 5G milik Indosat sudah cukup untuk dapat mendukung operasional sejumlah perangkat yang didukung oleh Internet of Things (IoT). Jaringan 5G milik Indosat ini pun disebut mampu menghadirkan solusi teknologi untuk tumah, gedung, bahkan kota cerdas atau smart city.

Nonot Harsono, Ketua Bidang Teletopic Mastel mengatakan bahwa sambil menunggu tambahan spektrum frekuensi, sepktrum sebesar 20MHz di pita 1,8GHz untuk jaringan 5G Indosat sudah cukup untuk dapat mendukung implementasi IoT yang berbasis 5G.

 Selain itu, jaringan 5G Indosat dapat menghadirkan sistem kontrol jarak jauh yang lebih baik sehingga bisa membantu sebuah perusahaan atau organisasi untuk bekerja dengan lebih efisien dan efektif, terlebih di tengah pandemi saat ini.

“Sebagai contoh adalah alat kontrol lampu jalan di kota, jika dimatikan satu persatu jumlah alat kontrolnya akan banyak sekali hingga jutaan atau sebanyak jumlah lampu jalan,” kata Nonot, Selasa (15/6/2021).

Nonot pun memperkirakan bahwa solusi 5G dari Indosat dapat mendukung kehadiran rumah pintar, gedung pintar, bahkan kota cerdas di sebuah wilayah. Jaringan dari Indosat bisa dihubungkan dengan kamera pengawas berjumlah banyak di sebuag gedung, yang kemudian dapat mengirimkan gambar secara real-time ke ruang kendali. Alhasil keamanan pun bisa meningkat.

Sementara untuk rumah pintar, jaringan 5G bisa digunakan untuk pemasangan sejumlah sensor lot di jendela, pintu, kran air, dan lain-lain sehingga dapat dikontrol pada jarak jauh serta mengaplikasikan teknologi yang efisien.

“IoT kan punya banyak macam, dari yang perlu saluran lebar atau bandwidth lebar dan ada banyak sekali yang hanya butuh saluran kecil-kecil,” tutur Nonot.

Indosat sendiri sebelumnya telah memperoleh Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) untuk layanan 5G pada Senin, (14/6/2021) lalu dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Penerbitan SKLO ini pun menandakan bahwa seluruh sarana dan prasarana untuk penggelaran 5G yang selesai dibangun Indosat secara teknis siap untuk beroperasi.


Bagikan artikel ini