Bahaya! Serangan DDoS Pada AWS & Google Cloud. Ini Dampaknya


Amazon Web Services Logo

Ilustrasi Logo Amazon Web Services

Adanya serangan DDoS yang berlangsung sekitar 8 jam pada cloud computing milik Amazon Web Service (AWS). Serangan tersebut mempengaruhi layanan web Router 53 DNS perusahaan dan menyebabkan layanan lainnya padam. Walaupun terdapat layanan mitigasi DDoS yaitu Shield Advanced (SA), tetapi layanan tersebut tidak dapat menghambat serangan tersebut.

“Sekitar pukul 10:30 dan 18:30 PDT, kami mengalami kesalahan intermiten terhadap sejumlah DNS AWS. Mulai pukul 17:16, beberapa nama DNS tertentu mengalami tingkat serangan yang lebih tinggi. Masalah-masalah ini telah diatasi,” ujar AWS pada Kamis 24 September 2019. 

Saat berlangsungnya serangan tersebut, AWS mengatakan bahwa pemadaman DNS disebabkan serangan DDoS serta peristiwa inilah yang menjad peran mitigasi SA.

“Namun, beberapa pelanggan sah mengindikasikan bahaya lanjutan, membuat pengguna kehilangan konektivitasnya,” lanjut AWS. 

Untuk ukuran AWS dan jumlah yang besar dalam lalu lintas situs yang ditangani setiap saatnya, serangan DDoS tersebut membuat layanan mati. AWS menyampaikan sedang menyelidiki lebih lanjut atas serangan tersebut.

Tidak hanya AWS, Google Cloud pun mengalami serangan yang sama secara serentak. Namun, juru bicaranya menyampaikan kepada CBR, gangguan tersebut tidak ada kaitannya dengan serangan DDoS.