Baidu Kenalkan Model AI Terbaru Ernie 4.0 Turbo


Ilustrasi Chatbot AI

Ilustrasi Chatbot AI

Baidu, perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok, baru saja meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Ernie 4.0 Turbo. Model AI ini dirancang untuk bersaing langsung dengan GPT-4 dari OpenAI dan merupakan pembaruan dari Ernie 4 yang pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2023. Peluncuran Ernie 4.0 Turbo ini menjadi langkah strategis Baidu untuk memperkuat posisinya di pasar teknologi AI yang sangat kompetitif.

Sejak pertama kali diluncurkan pada akhir tahun lalu, Ernie telah menarik perhatian besar dengan jumlah pengguna yang mencapai 300 juta. “Pembaruan ini menjadi bagian integral dari ekosistem AI Baidu, PaddlePaddle, yang telah digunakan oleh 370 ribu bisnis dan institusi,” ujar Direktur Teknologi Baidu, Wang Haifeng, seperti dikutip dari Reuters. Model AI ini akan tersedia untuk publik melalui situs web dan aplikasi Baidu, menawarkan akses yang lebih luas kepada masyarakat.

Pada Februari 2024, Baidu menjalin kemitraan strategis dengan Lenovo untuk mengintegrasikan teknologi Ernie ke dalam ponsel mereka. Teknologi AI generatif dari Ernie akan mendukung fitur-fitur inovatif seperti chatbot dan penerjemahan real-time. Selain Lenovo, Baidu juga bekerja sama dengan Samsung dan Honor, memperluas pilihan ponsel berbasis AI bagi konsumen. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memberikan alternatif di pasar yang selama ini didominasi oleh OpenAI dengan ChatGPT-nya.

Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC) mengungkapkan bahwa Baidu telah menguasai pasar AI di Tiongkok melalui berbagai produk AI generatifnya seperti ERNIE Bot dan Wenxin Yige. Laporan tersebut menyoroti keunggulan Baidu dalam berbagai bidang, termasuk multimodalitas, keamanan, dan transfer gaya teks. ERNIE, secara khusus, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam berpikir sistematis, logis, dan abstrak.

Selain itu, Baidu juga mengembangkan asisten pengkodean AI bernama Comate, yang didukung oleh ERNIE. Comate telah diadopsi secara signifikan dalam perusahaan dan berhasil menghasilkan 27 persen kode baru di Baidu. Pembaruan Ernie 4.0 membawa peningkatan besar dalam pemahaman, generasi, penalaran, dan memori. Saat ini, ERNIE Bot melayani 200 juta pengguna dan menangani 200 juta pertanyaan setiap hari, menunjukkan kemampuan yang sangat luar biasa dalam memproses informasi.

Laporan IDC tersebut mengevaluasi kinerja model AI dari 11 vendor, termasuk Baidu, OpenAI, Alibaba, dan SenseTime. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model AI Baidu menonjol dalam beberapa aspek penting seperti pemahaman tanya jawab, penalaran, ekspresi kreatif, matematika, dan pengkodean. Model AI Wenxin juga menunjukkan kinerja baik dalam berbagai tugas kantor, asisten kehidupan, dan aplikasi industri seperti energi, keuangan, media, kesehatan, dan manufaktur.

Wenxin Large Model 4.0, yang didukung oleh platform Qianfan dari Baidu Smart Cloud, menawarkan layanan pengembangan dan operasi tingkat perusahaan. Pengguna dan mitra utama dari model ini termasuk perusahaan besar seperti State Grid, SPD Bank, China Aerospace, Geely, dan Samsung, menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari berbagai industri terhadap teknologi Baidu.

IDC merekomendasikan pemasok teknologi untuk fokus pada peningkatan kualitas generasi, kecepatan bahasa generatif, pengurangan biaya, dan percepatan adopsi teknologi model besar. Keberhasilan Baidu dengan ERNIE Bot dan Wenxin Yige menegaskan posisinya sebagai pemimpin di industri AI. Dengan perkembangan pasar yang terus berlanjut, inovasi Baidu dan adopsi teknologi AI di berbagai sektor akan menjadi penentu utama perkembangan industri ini di masa depan.

Ernie 4.0 Turbo tidak hanya memperkuat posisi Baidu di pasar domestik, tetapi juga memberikan dorongan besar untuk ambisi global perusahaan. Melalui kemitraan strategis dan inovasi teknologi yang berkelanjutan, Baidu siap menghadapi persaingan global dan membawa teknologi AI ke level berikutnya. Kehadiran Ernie 4.0 Turbo diharapkan dapat memberikan dampak signifikan tidak hanya bagi Baidu, tetapi juga bagi industri teknologi secara keseluruhan, mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi AI dan membuka peluang baru untuk inovasi di masa depan.


Bagikan artikel ini