Bobocabin, Konsep Liburan Berkemah Canggih dengan Teknologi IoT


Internet Of Things

Ilustrasi Internet Of Things

Perusahaan rintisan teknologi PT Bobobox Mitra Indonesia (Bobobox) memperkenalkan konsep liburan berkemah bersama dengan linis bisnis baru mereka, Bobocabin. Akomodasi dengan konsep elevated camping ini mengusung pengalaman baru berkemah yang memadukan pemanfaatan teknologi internet of things (IoT) dengan alam sekitar yang asri.

“Kami juga ingin tetap menjadi solusi beristirahat andalan bagi masyarakat dengan menawarkan satu cara baru untuk menikmati waktu luang, yaitu dengan menyatukan diri dengan alam namun tetap dengan cara aman dan didukung desain dan teknologi andalan,” ujar Indra Gunawan, CEO dan Co-Founder Bobobox, Senin (15/2/2021).

Bobocabin sendiri untuk tahap awal akan tersedia di dua kawasan di Bandung, yaitu Rancaupas dan Cikole dengan memanfaatkan lahan Perhutani. Perjanjian penggunaan lahan ini pun telah dilakukan pada Desember 2020 lalu.

Bobocabin dirancang dengan desain modular yang futuristik serta tetap memperhatikan kebutuhan menjaga jarak. Penghuni Bobocabin nantinya dapat tetap mendapatkan suasana beristirahat dan berpetualang secara personal meskipun berada di lingkungan alam terbuka.

Berkaitan dengan menerapkan protokol kesehatan, Bobobox sejauh ini telah menerapkan pengalaman contactless dengan dukungan IoT untuk lini bisnis hotel kapsul. Teknologi IoT ini pun akan diimplementasikan pada Bobocabin, contohnya denga fitur QR Code untuk membuka pintu.

Tiap kabin akan dilengkapi dengan fasilitas modern yang didukung dengan teknologi IoT guna mengontrol fitur yang ada di dalamnya, seperti smart glass window, lampu, pintu, serta Bluetooth Audio Speaker yang bisa dikendalikan langsung melalui ponsel pengunjung.

Bobocabin memiliki fasilitas lengkap yang tetap memperhatikan protokol kesehatan selama pandemi. Pengunjung pun juga bisa melakukan eksplorasi terhadap area di sekitar Bobocabin. Bobocabin ditawarkan dengan rentang harga Rp 450.000 hingga Rp 550.000 per hari.