DCI Indonesia Sebut Pemanfaatan AI Tingkatkan Laba Perusahaan


Artificial Intelligence

Ilustrasi Artificial Intelligence

PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) mengklaim bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) berhasil meingkatkan laba perusahaan. Hal ini didasarkan pada catatan DCII yang menyebut laba bersih perseroan meningkat sebesar 35 persen pada kuartal kedua tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya.

Corporate Secretary DCI Indonesia Gregorius Nicholas Suharsono pun mengatakan bahwa pendapatan kolokasi berulang DCII pada kuartal kedua tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 34 persen secara tahunan. Maka emiten perusahaan ini pun akan terus mengoptimalkan penjualan layanan kolokasi hingga akhir 2021.

“Hal tersebut terutama dikontribusikan untuk bisa terus melakukan efisiensi operasional pusat data dengan menggunakan teknologi kercedasan buatan,” kata Nicholas dalam keterangannya, melansir dari Bisnis.com, Rabu (8/9/2021).

Nicholas pun menyampaikan bahwa pada awal 2021 sendiri DCII telah secara resmi membuka operasional gedung data center keempat yaitu JK5 dengan kapasitas listrik sebesar 15 MW. Kehadiran data center ini pun menjadikan DCII sebagai perusahaan lokal unggul yang memiliki total kapasitas sebesar 37 MW.

DCII pun kemudian mengklaim pihaknya menguasai pangsa pasar untuk data center kolokasi di Indonesia dengan dukungan kapasitas besar dan unggul dalam layanan kolokasi data center tersebut.

Selain efisiensi, Nicholas pun mengatakan bahwa pertumbuhan laba ini juga didorong oleh aktivitas pelaku industri yang terus melakukan transformasi digital. Mereka juga mulai melakukan adopsi komputasi awan atau cloud computing sebagai infrastruktur digital.

“DCI sebagai carrier dan cloud neutral data center tentunya memiliki peran penting untuk mendukung transformasi digital tersebut,” tutur Nicholas.

DCII sendiri akan fokus untuk menyediakan layanan data center dengan optimalisasi terhadap penjualan layanan kolokasi guna memenuhi gedung JK5 pada sisa empat bulan di tahun 2021. Selain itu, DCII juga akan fokus pada penyelesaian pembangunan data center kedua yang berlokasi di Karawang, yang direncanakan selesai pada akhir 2021.