Perusahaan Teknologi Masuk di Indonesia, Graha Teknologi Nusantara Fokus pada Pengelolaan Data Center


Data Center

Ilustrasi Data Center

PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melalui anak usahanya PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) berfokus pada layanan pengelolaan GTN Data Center.

Presiden Direktur PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) Wahyudi Chandra menyampaikan, Indonesia adalah pangsa pasar yang sangat besar dan sangat penting untuk kawasan Asia Tenggara. 

 

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan besar yang masuk ke Indonesia, misalnya Google, Microsoft, Alibaba, Amazon, Tencent dan sederet nama besar lainnya. Hal ini tentu mendorong meningkatnya kebutuhan akan penggunaan data center

GTN saat ini terus dikembangkan dengan mengikuti tren teknologi dan kebutuhan pasar dan sudah siap melayani banyak permintaan dari para pemain besar dari berbagai negara.

Saat ini GTN memiliki 1 data center rated 3 berstandar kualitas Jepang dengan 7 layer keamanan yang berlokasi di kawasan bisnis premium Lippo Cikarang. Layanan yang diberikan GTN Data Center berfokus pada perencanaan dan implementasi Data Center, Disaster Recovery Center dan Business Continuity.

“Kami lihat peluangnya masih besar dan makin meningkat, di mana salah satu pendorongnya adalah pemanfaatan cloud yang meluas. Di Indonesia sendiri penerapan cloud (public cloud, private cloud, hybrid cloud, dan multi cloud) sudah marak dipakai di berbagai perusahaan berskala enterprise maupun SMB,” ungkap Wahyudi yang dikutip dari Kontan.co.id, Selasa (7/9).

Perusahaan kini sudah mulai beralih dari IT tradisional ke cloud karena kepraktisan dalam pengelolaan, bisa cepat diaplikasikan, dan tidak perlu investasi besar di awal karena berbasis pay-per-use atau bayar sesuai pemakaian.