Kata.ai Terus Kembangkan Inovasi Chatbot AI untuk Dukung Ketahanan Bisnis di Tengah Pandemi


Ilustrasi Artificial Intelligence

Ilustrasi Artificial Intelligence

Kata.ai yang merupakan pelopor teknologi conversational artificial intelligence (AI) dan natural language processing (NLP) di Indonesia terus melakukan pengembangan inovasi teknologi AI dan chatbot guna mendukung ketahanan di semua sektor bisnis dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen akibat pandemi COVID-19.

“Tentunya, kami tidak hanya beradaptasi dalam memberdayakan UMKM, tetapi kami juga mendukung untuk memberdayakan korporasi dan startup dalam mengembangkan bisnis melalui teknologi AI dan chatbot,” kata CEO dan Co-Founder Kata.ai, Irzan Raditya dalam konferensi virtual, Kamis (25/11/2021).

Irzan pun menyampaikan bahwa saat ini, Kata.ai telah memiliki berbagai layanan seperti Kata Platform, WhatsApp Business API, serta Kata Omichat. Selain itu, ada lebih dari 750 juta percakapan dan 18,6 juta pengguna aktif Kata.ai setiap bulannya. Kata.ai, Irzan mengatakan, kini telah menjadi kepercayaan berbagai industri untuk membantu perkembangan bisnis.

Kata.ai sendiri sebagai perusahaan conversational AI berfokus pada pengembangan teknologi untuk memahami percakapan manusia secara alamiah sehingga interaksi yang lebih baik dan produktif antara manusia dengan komputer dapat berlangsung lebih baik.

Teknologi NLP dari Kata.ai pun kini  telah digunakan untuk mengembangkan chatbot dari berbagai perusahaan besar di Indonesia, seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, Bank BRI, Pertamina, dan masih banyak lagi. Kata.ai juga mendukung di sektor pemerintahan seperti BPJS Kesehatan, BKPM, Kemendikbudristek, hingga Kemenparekraf.

Sementara itu, melalui acara tahunan Kata.ai yaitu INTERACT 2021 yang mengusung tema ‘Empowering Businesses Through Digital Interaction Today’, Kata.ai mengadakan diskusi mengenai perkembangan teknologi chatbot AI untuk berbagai skala bisnis, baik UMKM, korporasi, ataupun startup.

Kata.ai juga memberikan dukungan dan solusi bagi para pelaku industri yang berusaha mencapai ketahanan bisnis di masa pandemi COVID-19 saat ini. UMKM pun menjadi salah satu industri yang cukup terdampak pandemi hingga mengalami penurunan penjualan secara signifikan.

Maka untuk mendukung ketahanan bisnis UMKM, Kata.ai memberikan bantuan berupa berbagai teknologi percakapan berbasis AI dan NLP, solusi WhatsApp yang terintegrasi, hingga layanan omnichannel sebagai solusi penyelesaian masalah di berbagai sektor industri.

Irzan menuturkan bahwa didorong dengan kondisi UMKM saat ini, ditemukan data bahwa sebesar 70% UMKM Indonesia harus menghadapi tantangan yang cukup besar sehingga menurunkan penjualan mereka secara signifikan.

Maka menjawab tantangan tersebut, Kata.ai ingin memberikan solusi bagi UMKM dengan memberikan respon cepat dan interaksi digital untuk dapat mempertahankan dan menjaga hubungan baik dengan konsumen.

“Melalui pengembangan platform yang mudah dijangkau, yaitu WhatsApp Business API dan QIOS, kami harap layanan ini dapat membantu dan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan UMKM,” pungkas Irzan.

Solusi dari Kata.ai kemudian dapat memperluas jaringan UMKM serta meningkatkan pengalaman belanja konsumen mereka. Selain itu, pelaku UMKM juga dapat mengembangkan bisnis secara lebih terintegrasi dengan bantuan teknologi chatbot AI yang dikembangkan oleh Kata.ai.


Bagikan artikel ini