Kemenkes Gunakan Chatbot untuk Pendaftaran Vaksinasi COVID-19


Logo Kementerian Kesehatan

Logo Kementerian Kesehatan

Kementerian Kesehatan menjalin kerja sama dengan platform chatting, WhatsApp dalam rangka penyebaran informasi vaksinasi COVID-19. Salah satu hasil dari kerja sama ini, yaitu dibukanya chatbot resmi Kemenkes untuk pendaftaran vaksinasi COVID-19.

“Berkenaan dengan dukungan pemberian informasi vaksinasi ini, Facebook sebagai entitas pengelolaan media sosial besar di dunia menawarkan kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, untuk memberikan pembebasan biaya pesan terstruktur yang dikirim oleh Kemenkes kepada penerima vaksin,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg. Oscar Primadi yang dikutip dari Detik.com, Selasa (30/3).

Oscar Primadi menjelaskan dalam mendukung tercapainya target vaksinasi nasional, dibutuhkan penyebaran informasi yang efektif kepada masyarakat Indonesia. Hal ini menjadikan Kemenkes menggandeng WhatsApp yakni anak dari Facebook untuk menjadi platform penyebaran informasi COVID-19.

Chatbot resmi Kemenkes dibuat untuk mempermudah masyarakat melakukan registrasi, validasi, dan pendataan vaksinasi COVID-19. Dengan menggunakan chatbot, penerima vaksin dapat mengetahui informasi lanjutan pemberian vaksin.

“Chatbot vaksinasi Kemenkes RI adalah yang pertama di dunia, dan ini merupakan cara yang paling tepat bagi orang untuk mendaftar dan mengatur vaksinasi mereka. Ini merupakan program pendaftaran vaksinasi yang penting di masa pandemi dan menjadi acuan bagi negara lain dalam menciptakan chatbot serupa,” ujar Vice President Public Policy and Communication WhatsApp Victoria Grand.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan pemberdayaan Internet of Things (IoT) akan memperkuat Kemenkes dalam menjalankan berbagai tugasnya untuk masyarakat. Dante turut mengapresiasi Facebook dan WhatsApp yang mendukung pemerintah dalam upaya penanganan COVID-19, khususnya dalam menyebarkan informasi positif dan akurat kepada masyarakat.