Kemenpora Gandeng Telkom untuk Big Data Atlet Indonesia


Menpora Zainudin Amali

Menpora Zainudin Amali

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) resmi menandatangani nota kesepahaman dengan PT Telekomunikasi Indonesia (PT Telkom) di Wisma Kemenpora, Jakarta pada 21 Desember 2020. Nota kesepahaman tersebut dalam rangka kerja sama membangun sistem informasi dan big data analytic yang membantu mendeteksi atlet-atlet berkualitas.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyampaikan, data yang valid terkait keolahragaan di tanah air sangat diperlukan. Menurutnya, pemanfaatan informasi serta data yang dirangkum dalam big data bisa mempermudah deteksi calon atlet yang berkualitas.

Selain itu, kerja sama pembangunan big data ini pun sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan Presiden Joko Widodo terkait tata kelola pemerintah dengan tujuan menciptakan data berkualitas, mudah diakses, dan dibagi antar instansi pusat dan daerah. Kebijakan ini disebut Satu Data Indonesia (SDI).

Satu Data Indonesia sendiri tertuangh dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2019. Menpora pun menyampaikan bahwa nota kesepahaman pembangunan big data ini adalah bagian dari menjalanjkan arahan Presiden pada sambutan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2020.

“Ini juga dalam rangka melaksanakan arahan Presiden, bahwa pembinaan atau prestasi olaharaga menggunakan big data untuk mendapatkan info yang lengkap. Oleh karena itu, kita kerja sama dengan Telkom. Data yang kita gunakan harus valid, dan ke depannya cabang olahraga bisa mengajukan proposal menggunakan online,” kata Menpora Zainudin, Senin (21/12/2020).

Menpora Zainudin kemudian menambahkan, bahwa dengan dukungan teknologi informasi sistem satu data keolahragaan nasional akan diwujudkan. Satu data keolahragaan diwujudkan untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia. Selain itu, penggunaan data bisa membuat setiap stakeholder dan insan olahraga memilik akses terhadap sistem data keolahragaan nasional.

“Setiap anak bangsa memiliki hak yang setara untuk berprestasi dibidang olahraga dengan berpartisipasi aktif menjadi bagian satu data keolahragaan nasional,” ujar Menpora Zainudin.

Selain itu, Menpora Zainudin menuturkan bahwa data mengenai keberadaan keolahragaan Indonesia masih belum lengkap. Data tersebut baik berupa talenta maupun atlet yang sudah melaksanakan tugas dan memperoleh penghargaan. Menpora kemudian mengharapkan kerja sama ini bisa membantu kelengkapan atas data tersebut.

Menpora melanjutkan, kerja sama ini diharapkan dapat diperluas ke bidang kepemudaan sehingga informasi data bisa valid. Menpora pun mengapresiasi kerja sama pembangunan big data ini bersama Telkom, dan mengharapkan semua informasi bisa terdata dengan baik.

Edi Witjara, Direktur Enterprise dan Business PT Telekomunikasi Indonesia pada kesempatan yang sama juga menyambut baik kerja sama big data analytic bersama dengan Kemenpora. Edi berharap, kerja sama ini membantu ekosistem keolahragaan nasional terbangun dengan baik.

“Saat Haornas beberapa waktu lalu, saya ingat bahwa pentingnya membangun ekosistem keolahragaan di Indonesia. Etrmasuk juga mendigitalisasikan sistem yang ada. Kami komitmen melakukan itu karena Telkom sudah punya banyak pengalaman di bidang digitalisasi, agar memudahkan semua,” pungkas Edi.