Lintasarta Luncurkan Cloudeka, Solusi Cloud untuk Permudah Pelaksanaan Bisnis di Era Industri 4.0


Lintasarta

Ilustrasi Lintasarta

Fenomena revolusi industri 4.0 saat ini telah membawa banyak perubahan di hampir seluruh sektor bisnis. Revolusi ini pun pada dasarnya menitikberatkan pada otomatisasi melalui kolaborasi teknologi digital. Era industri 4.0 pun semakin terasa dengan kebutuhan teknologi yang meningkat akibat pandemi COVID-19.

Teknologi cloud computing pun saat ini menjadi solusi dengan berbagai keunggulan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas bisnis. Maka dari itu, banyak perusahaan yang mengadopsi cloud kemudian mengalami peningkatan performa yang signifikan. Peningkatan penggunaan cloud di Indonesia sendiri diperkirakan meningkat hingga Rp 27,3 triliun.

Melihat kebutuhan akan cloud yang meningkat pesat di Indonesia, Lintasarta kemudian menghadirkan Lintasarta Cloudeka yang menawarkan berbagai solusi cloud anak negeri dan dikembangkan dengan mitra teknologi ternama guna menghadirkan layanan cloud yang aman, mudah, sertac hemat biaya tanpa perlu membangun infrastruktur TI sendiri.

Lintasarta Cloudeka pun dihadirkan dengan wajah baru, setelah sebelumnya telah hadir selama 10 tahun terakhir di Indonesia untuk melayani berbagai jenis industri, mulai dari banking, pemerintahan, agrikultur, rumah sakit, dan masih banyak lagi.

Marketing & Solution Director Lintasarta, Ginandjar menyebut bahwa wajah baru, identitas baru, serta semangat baru dalam peluncuran Lintasarta Cloudeka ini maka diharapkan akan mempermudah dan membantu para pelanggan sehingga terbebas dari permasalahan menyimpan dan mengelola data perusahaan.

“Cloudeka terus berdedikasi untuk membangun dan memelihara kemitraan yang kuat demi meningkatkan bisnis lokal melalui penyediaan cloud end-to-end,” papar Ginandjar dalam siaran pers, Jumat (17/9/2021).

Ginandjar juga menuturkan, bahwa dengan keunggulan cloud dari Lintasarta diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi berbagai perusahaan mengenai kebutuhan pasar. Hal ini terkait dengan bagaimana memberikan solusi terbaik bagi pelanggan yang akhirnya bisa meningkatkan pertumbuhan bisnisnya.

Sementara VP Lintasarta Cloud Product Reski Rukmantyo menuturkan bahwa Lintasarta Cloudeka menyediakan lima jensi layanan cloud, antara lain adalah Deka Prime (PX1) yang merupakan layanan public cloud didukung dengan fitur-fitur andal untuk bisnis pengguna. Lalu Deka Flexi (FX2) yang merupakan public cloud udengan skema bayar per penggunaan dan deployment VM sederhana.

Layanan cloud ketiga dari Lintasarta Cloudeka adalah Deka Vault, yang merupakan layanan cloud backup untuk melindungi dari bencana dan membantu pengguna melakukan sinkronisasi pada server virtual utama. Sementara layanan keempat adalah Deka Premium yang merupakan layanan private cloud yang didedikasikan hanya untuk satu pengguna. 

Layanan terakhir pada rangkaian Lintasarta Cloudeka adalah layanan Deta Box, yang merupakan layanan object storage untuk dapat mengelola penyimpanan data perusahaan sehingga lebih terorganisir dalam pengelolaannya.

Reski menjelaskan, berdasarkan platform sendiri Cloudeka menyediakan Deka Harbour. Layanan ini merupakan cloud berbasis container untuk dapat mengelola aplikasi perusahaan. Cloudeka pun menyediakan pula software Deka Sense serta Intelligence Video Analytics.

Pada layanan Deka Sense, Lintasarta menghadirkan layanan data analytics berbasis teknologi social intelligence untuk menghasilkan laporan analisis brand perusahaan di media digital. Intelligent Video Analytics sendiri adalah layanan software siap pakai yang berbasis artificial intelligence (AI) untuk memantau video live guna mengumpulkan data atribut, peristiwa, maupun pola perilaku tertentu.

Cloudeka tidak hanya menghadirkan layanan-layanan tersebut, tetapi juga dengan keamanan. Cloudeka menghadirkan layanan Firewall untuk melindungi aplikasi dan infrastruktur IT dari pengguna layanan cloud ini.


Bagikan artikel ini