Luncurkan Perangkat Lunak Kecerdasan Lingkungan, IBM Manfaatkan Teknologi AI


IBM

Logo IBM

Perusahaan perangkat lunak IBM beberapa waktu lalu mengumumkan peluncuran rangkaian perangkat lunak kecerdasan lingkungan yang memanfaatkan Artificial Intelligence atau AI.

Peluncuran ini dilakukan oleh IBM untuk membantu perusahaan itu mempersiapkan dan merespons risiko cuaca dan iklim yang dapat mengganggu bisnis, menilai dampaknya terhadap planet ini secara lebih mudah, dan mengurangi kompleksitas kepatuhan serta pelaporan terhadap peraturan.

Perusahaan menghadapi kerusakan terkait iklim pada aset mereka, gangguan pada rantai pasokan dan operasional, serta meningkatnya ekspektasi dari konsumen dan investor untuk tampil sebagai perusahaan yang peduli terhadap lingkungan.

“Masa depan bisnis dan lingkungan sangatlah terkait. Perusahaan tidak hanya mengatasi dampak gangguan cuaca ekstrem pada operasi mereka, namun pemegang saham dan regulator juga akan meminta tanggung jawab perusahaan atas bagaimana operasi mereka berdampak pada planet ini,” kata General Manager IBM AI Applications Kareem Yusuf dalam keterangannya persnya yang dikutip melalui Antara News pada Kamis (14/10).

Cuaca ekstrem, kegagalan antisipasi perubahan iklim, dan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia disebut-sebut sebagai tiga risiko teratas yang paling mungkin terjadi terhadap bisnis selama sepuluh tahun ke depan menurut "Global Risks Report 2021" Forum Ekonomi Dunia.

IBM menyatakan pihaknya membutuhkan wawasan lingkungan yang dapat ditindaklanjuti untuk menangani tantangan ini, tetapi metode saat ini sering kali tidak praktis dan kompleks – sehingga membutuhkan tenaga kerja manual yang intensif, keterampilan ilmu iklim dan data, serta daya komputasi.

IBM Environmental Intelligence Suite yang diumumkan beberapa waktu lalu itu, bertujuan untuk membantu perusahaan merampingkan dan mengotomatisasi pengelolaan risiko lingkungan dan mengoperasionalkan proses yang mendasarinya, termasuk penghitungan dan pengurangan karbon, untuk memenuhi tujuan lingkungan.

Suite ini memanfaatkan data cuaca yang ada dari IBM, penyedia paling akurat secara keseluruhan secara global, analitik geospasial canggih yang sudah digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia, dan inovasi baru dari IBM Research.

Penawaran ini adalah yang pertama untuk menyatukan AI, data cuaca, analitik risiko iklim, dan kemampuan penghitungan karbon dalam hal ini – yang memungkinkan organisasi menghabiskan lebih sedikit sumber daya untuk menyusun data kompleks, dan menganalisisnya lebih banyak guna mendapatkan wawasan dan mengambil tindakan untuk meningkatkan kinerja operasi mereka.

IBM Environmental Intelligence Suite adalah solusi SaaS (software as a service) yang dirancang untuk membantu perusahaan memantau kondisi lingkungan yang mengganggu seperti cuaca buruk, kebakaran hutan, banjir, dan kualitas udara, serta mengirim peringatan/alert saat terdeteksi.

Suite ini juga mampu memprediksi potensi dampak perubahan iklim dan cuaca di seluruh bisnis menggunakan analisis risiko iklim, mendapatkan wawasan/analisa tentang potensi gangguan operasional dan memprioritaskan upaya mitigasi serta respons. Suite juga mampu mengukur dan melaporkan inisiatif lingkungan serta mengoperasionalkan penghitungan karbon, sembari mengurangi beban pelaporan ini pada tim pengadaan dan operasi.

Suite ini memberikan wawasan atau analisa lingkungan melalui API, dashboards, peta, dan peringatan atau alert yang dapat membantu perusahaan menangani tantangan operasional langsung serta perencanaan dan strategi jangka panjang.

Misalnya, suite ini dapat digunakan untuk membantu para retailers bersiap menghadapi gangguan pengiriman dan persediaan terkait cuaca yang parah, atau faktor risiko lingkungan, ke lokasi gudang.

Perusahaan energi dan utility dapat menentukan di mana harus memangkas vegetasi di sekitar saluran listrik atau aset penting mana yang akan memiliki risiko lebih besar terhadap kebakaran hutan akibat perubahan iklim.

Suite ini juga dapat digunakan untuk membantu supermarket mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana sistem pendingin berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca mereka secara keseluruhan dan memprioritaskan lokasi untuk perbaikan.

“IBM menyatukan kekuatan AI dan hybrid cloud untuk menyediakan bisnis dengan environmental intelligence yang dirancang untuk membantu mereka meningkatkan kinerja, operasional dan pelaporan lingkungan, menciptakan operasi bisnis yang lebih efisien untuk mengurangi konsumsi sumber daya, dan merencanakan ketahanan dalam menghadapi gangguan iklim,” kata Kareem.

Perusahaan di seluruh dunia sudah menggunakan banyak teknologi AI yang ditemukan dalam IBM Environmental Intelligence Suite.

IBM Environmental Intelligence Suite juga memanfaatkan inovasi berbasis AI dari IBM Research yang memudahkan ilmuwan iklim dan data untuk menganalisis set data lingkungan yang sangat besar, serta kerangka kerja pemodelan risiko iklim baru yang digunakan untuk menghasilkan data tentang risiko kebakaran dan banjir di masa depan.


Bagikan artikel ini