PT PAL Indonesia Luncurkan Transformasi Industri Maritim 4.0, Integrasikan Proses Bisnis dengan IoT


Internet Of Things

Ilustrasi Internet Of Things

PT PAL Indonesia secara resmi luncurkan Go LIve Fase II Transformasi Industri Maritim 4.0 pada Hari Pahlawan lalu. CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan bahwa transformasi industri maritim 4.0 yang disebut IM4 ini sebelumnya telah melalui proses pengembangan sistem secara mandiri, yang didukung dengan perubahan struktur perusahaan.

“PAL dengan IM4 akan mengintegrasikan proses bisnis dari hulu ke hilir dalam satu platform berbasis internet of things (IoT) dan artificial intelligence (AI). Peluncuran industri maritim 4.0 fase ke II ini memiliki semangat perjuangan yang sama dengan para pahlawan bangsa,” kata Kaharuddin melalui siaran persnya, melansir dari Antara Jatim, Senin (14/11/2022).

Kaharuddin menjelaskan, IM4 telah dijalankan selama hampir satu setengah tahun, dan dilakukan untuk dapat membawa bangsa Indonesia melalui PT PAL untuk menuju kesetaraan seperti bangsa maju lainnya.

Transisi ke IM4 sendiri dilakukan selama beberapa waktu untuk beralih dari sistem semi digital ke sistem digital. Rencananya pada 2023 nanti, fase final akan diluncurkan dan seluruh sistem yang telah diintegrasikan akan siap untuk diimplementasikan secara utuh.

“Implementasi IM4 diharapkan dapat mengubah budaya kerja, menciptakan sistem yang adil, memberikan kesejahteraan bagi para karyawan sekaligus mampu membuat perubahan pada mindset insan PT PAL untuk berubah menjadi bagian dari galangan kapal kelas dunia,” kata Kaharuddin.

Menurutnya, manifestasi IM4 merupakan jawaban atas kebutuhan pasar, serta merupakan respon terhadap disrupsi perkembangan teknologi saat ini. Transformasi digital yang dilakukan menjadi lompatan untuk mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

“Sekarang merupakan waktu kita untuk memberikan yang terbaik, agar Indonesia dapat menjadi negara maritim yang berdaulat di dunia,” pungkas Kaharuddin.


Bagikan artikel ini