Produsen Mobil Bekerja Sama Kembangkan Mobil Terkoneksi Berbasis IoT


Ilustrasi Internet of Things

Ilustrasi Internet of Things (IoT)

Produsen-produsen mobil Jepang seperti Suzuki, Subaru, Daihatsu, Toyota, dan Mazda menandatangani perjanjian kerja sama dalam mengembangkan spesifikasi teknis perangkat komunikasi untuk mobil terkoneksi di masa depan.

Dikutip dari berita Suara, produsen mobil jepang ini telah menggabungkan teknologi mereka ke dalam format teknologi komunikasi dasar yang dikembangkan Toyota. Manfaat lain dari kerja sama tersebut adalah setiap perusahaan bisa mengurangi beban pengembangan karena membuka peluang untuk penyederhanaan sistem operasi dan mengoptimalkan sumber daya.

Teknologi yang terkoneksi antar kendaraan salah satu manfaatnya dalah dapat menekan angka kecelakaan. Cara kerjanya, setiap mobil akan memberitahu posisi masing-masing sehingga jarak satu dan lainnya semakin bisa diprediksi.

Suzuki, Subaru, Daihatsu, Toyota, dan Mazda secara terbuka mempertimbangkan kerja sama dengan mitra lain yang memiliki pemikiran serupa untuk mengembangkan teknologi ini.

Pengambangan itu meliputi penggunaan sistem komunikasi yang nantinya dipasangkan pada mobil-mobil dari pabrikan yang bekerja sama, dengan harapan dapat menambah nilai fungsi dan memberikan layanan baru pada mobil terkoneksi.

Dalam siaran pers Toyota yang dikutip dari Suara, Rabu (28/4), disebutkan kerja sama bidang CASE (Connected, autonomous, Shared, and Electric) adalah salah satu terkoneksi besar dalam industri otomotif, serta kemajuan pesat dalam domain terkoneksi yang berkaitan aspek komunikasi dan data, termasuk layanan Cloud, Internet of Things, Big Data, dan Artificial Intelligence.

Perusahaan akan menyediakan layanan terkoneksi yang lebih aman dan nyaman kepada pelanggan, kemudian dalam kerangka kerja sama, perusahaan akan fokus pada pengembangan aplikasi dan infrastruktur.