Telkom Kembangkan Layanan Internet di Seluruh Desa untuk Bantu UMKM


Gedung Telkom Indonesia

Ilustrasi Gedung Telkom Indonesia

PT Telkom Indonesia Tbk akan berkolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam mengembangkan layanan internet di seluruh desa di Indonesia.

“Tujuan APJII mengelar layanan internet di desa sejalan dengan tujuan Telkom dalam mendukung program transformasi digital nasional. Kami tidak melihat niat APJII sebagai ancaman, justru sebagai peluang untuk berkolaborasi,” ujar Direktur Wholesale & International Service (WINS) Telkom Dian Rachmawan dalam siaram pers yang dikutip, Jumat (18/12).

Dian mengungkapkan Telkom memiliki layanan wholesale yang bisa mendukung APJII untuk menyediakan internet di desa, termasuk layanan jual kembali jasa internet. Telkom juga memiliki kantor perwakilan di daerah untuk layanan bisnis wholesale yang dikenal dengan Regional Wholesale Service (RWS) di tujuh regional yang terbesar di seluruh wilayah Indonesia.

Keberadaan RWS bertujuan untuk memudahkan kerja sama dengan penyelenggara telekomunikasi di tingkat regional, termasuk seluruh anggota APJII dalam menyediakan layanan internet hingga ke desa.

Dian menjelaskan, selain menyediakan konektivitas, Telkom juga memiliki kapabilitas dalam platform dan vertical apps yang dapat dikolaborasikan bersama APJII untuk mendukung pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di desa.

Telkom saat ini juga sedang membangun platform horizontal Indonesia berbasiskan komputasi awan (cloud computing) sehingga mampu membangun teknologi secara independen serta memanfaatkan big data untuk mendorong terbentuknya kesempatan baru dalam memanfaatkan teknologi artificial intelligence, machine learning, dan deep learning.

Selain itu, Telkom membangun vertical apps untuk produktifitas dan kolaborasi, melakukan unifikasi komunikasi di berbagai sosial media untuk memungkinkan terjadinya peer-to-peer social commerce dan mengembangkan super apps untuk mendukung UMKM.

“Dengan dukungan teknologi ini, kita (Telkom) meyakinkan bahwa UMKM Indonesia dapat bersaing di pasar nasional bahkan global, walaupun lokasinya ada di desa,” tutup Dian.


Bagikan artikel ini