Platform Telemedicine AlteaCare Manfaatkan Teknologi Cloud AWS untuk Digitalisasi Layanan


Layanan Kesehatan Digital

Layanan Kesehatan Digital

Platform layanan telemedicine AlteaCare melakukan digitalisasi pada setiap aspek layanan mereka dengan memanfaatkan teknologi dari cloud computing Amazon Web Services (AWS). Hal ini pun dilakukan untuk menjawab tantangan keterbatasan akses layanan kesehatan di Indonesia, terutama di masa pandemi COVID-19 saat ini.

Layanan telemedicine pun saat ini menjadi strategi penting dan kritis untuk melakukan pencegahan dini dan risiko penularan penyakit, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan membatasi mobilitas di masa pandemi COVID-19.

AlteaCare sendiri hadir sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan jarak jauh melalui platform telemedicine sejak tahun 2021. AlteaCare saat ini juga telah menjalin mitra dengan 17 rumah sakit, dengan jumlah diunduh sebanyak 100 ribu pengguna.

“Misi kami adalah menjadi pintu gerbang digital yang menyambungkan rumah sakit dengan pasien, khususnya mereka yang kesulitan mengakses layanan kesehatan secara langsung,” kata COO & Co-Founder AlteaCare William Suryawan dalam keterangannya, melansir dari InfoKomputer.id, Kamis (23/6/2022).

Salah satu fitur unggulan yang dimiliki oleh AlteaCare adalah video call, di mana fitur ini disediakan untuk dapat membangun hubungan yang lebih personal antara pasien dengan dokter spesialis sehingga perawatan yang dilakukan akan lebih maksimal.

William kemudian mengungkapkan bahwa AlteaCare dibangun di atas teknologi cloud AWS. AWS pun dipilih dengan alasan adanya dukungan teknis yang luar biasa, termasuk pelatihan bersubsidi bagi startup. Pada sisi startup sendiri, kontrol biaya dan keamanan menjadi dua hal penting yang sangat dipertimbangkan.

“AWS menyediakan solusi infrastruktur yang efisien sekaligus memastikan aplikasi kami patuh terhadap praktik-praktik terbaik di bidang keamanan,” tutur William.

Melalui tahapan workshop dan berbagai konsultasi yang dilakukan oleh AlteaCare bersama AWS, tim IT AlteaCare menemukan bahwa model arsitektur yang tidak memerlukan pengelolaan server sendiri atau serverless yang digabungkan dengan microservices dapat menwarkan lebih banyak manfaat dibandingkan arsitektur monolitik yang masih tradisional.

William mengatakan bahwa pendekatan serverless ini dapat mengurangi biaya infrastruktur, serta memangkas time-to-market aplikasi dari pengembangan hingga peluncuran ke pasar. Keunggulan ini pun sangat berarti di industri kesehatan yang bergerak cepat, dengan AlteaCare sendiri yang memangkas hingga 66 persen waktu pemasaran.

Memanfaatkan Amazon Elastic Compute Cloud (Amazon EC2), perusahaan memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk dapat meluncurkan AlteaCare. Namun dengan bantuan model serverless, aplikasi AlteaCare pun dapat diluncurkan dalam satu bulan.

“Tim kami dapat berkonsentrasi untuk menulis dan mengoptimalisasi kode, alih-alih pusing memikirkan jenis server apa yang mereka butuhkan dan bagaimana cara menskalakan kapasitas kami,” ungkap William.

William kemudian memaparkan manfaat lain yang dirasakan oleh AlteaCare setelah menggunakan cloud AWS, yaitu penghematan biaya hingga 30 persen. Manfaat ini pun diperoleh dengan mengkombinasikan deployment secara serverless dan menerapkan container untuk pengembangan aplikasinya.

Sementara dengan implementasi database serverless Amazon DynamoDB dan layanan komputasi serverless AWS Lambda, AlteaCare kemudian dapat melakukan auto scaling. Menurut William, kemampuan ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dengan biaya yang efisien, terutama saat ‘jam sibuk’ aplikasi.

Melalui layanan yang terkelola sepenuhnya seperti Amazin EKS dan Amazon DynamoDB, serta dukungan tim arsitektur dan solusi AWS, AlteaCare pun membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih sedikit untuk membangun serta mengelola infrastruktur cloud perusahaan di AWS.

“Bersama dengan tim solutions architect AWS yang senantiasa mendukung kami, serta ragam layanan aplikasi modern di AWS, kami dapat memaksimalkan efisiensi dan mengurangi waktu, sumber daya, serta tenaga yang dibutuhkan untuk memperluas penawaran kami bagi pasar,” jelas William.

Langkah selanjutnya yang dilakukan AlteaCare untuk dalam memanfaatkan cloud, adalah membangun fondasi bagi kemampuan analitik dengan memanfaatkan data lake di Amazon S3 dan Amazon RDS.

William menjelaskan bahwa dengan membangun kemampuan analitik, AlteaCare kemudian dapat mencapai berbagai hal, seperti menginvestigasi keluhan pasien terhadap rumah sakit mitra dan mencegah terjadinya masalah pada aplikasi.

Selain itu, AlteaCare juga mengembangkan dashboard khusus analitik untuk dapat memahami isu di balik latensi saat pasien melakukan panggilan video dengan dokter. William pun memastikan bahwa perusahaan akan memaksimalkan region baru AWS untuk mengurangi latensi.

“Melalui optimalisasi terhadap aplikasi kami secara terus menerus bersama AWS, kami dapat meningkatkan interaksi pasien dengan rumah sakit dan menciptakan pengalaman yang prima bagi pasien,” tutup William.


Bagikan artikel ini