Bank BTN Manfaatkan IBM Cloud Governance untuk Modernisasi Sistem Perbankan


Cloud Computing

Cloud Computing

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) jalin kolaborasi dengan IBM Consulting untuk modernisasi sistem perbankan mereka dengan memanfaatkan metodologi tata kelola IBM Cloud Governance. Kolaborasi ini pun merupakan pondasi penting yang dilakukan untuk memastikan keamanan dan kepatuhan dalam menggunakan cloud computing di industri perbankan.

“Bagi lembaga keuangan seperti perbankan, transformasi digital merupakan inisiatif yang penting. Transformasi perlu dilakukan agar perbankan mampu menghadapi tantangan, seperti perubahan pasar, menjaga keamanan data nasabah, serta mematuhi regulasi pemerintah,” kata Direktur IT & Digital Bank BTN, Andi Nirwoto dalam keterangan resminya, melansir dari TabloidPulsa.id, Kamis (1/12/2022).

Andi menambahkan, perbankan juga dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan pelayanan keuangan bagi nasabah secara real time, di mana saja, dn kapan saja tanpa perlu mengunjungi kantor cabang terlebih dahulu.

Maka untuk menjawab tantangan tersebut, Bank BTN sebagai bank yang berfokus pada pembiayaan perumahan pun terus melakukan inisiatif transformasi digital. Salah satunya adalah dengan mengadopsi teknologi terkini, termasuk pemanfaatan multi-cloud pada sistem perbankan mereka.

“Kolaborasi dengan IBM Consulting ini sebenarnya sudah mulai diinisiasi pada akhir tahun 2021. Kami membutuhkan mitra yang dapat membantu menyusun tata kelola cloud agar pemanfaatan multi-cloud bisa berjalan secara tepat dan optimal. Melalui proses yang ada, kami percaya bahwa IBM Consulting telah memiliki pengalaman yang intensif terkait kebutuhan BTN ini,” jelas Andi.

IBM Cloud Governance sendiri merupakan kerangka kerja yang terdiri atas penetapan, penegakan, dan pengawasan aktivitas serta pedoman yang diperlukan sebagai bagian dari perilaku untuk penggunaan cloud. Misalnya tata kelola cloud dapat menangani layanan dari satu atau beberapa penyedia layanan cloud, termasuk AI, platform data, dan lainnya.

Pengembangan kerangka kerja ini kemudian akan mengakselerasi Bank BTN untuk memastikan kecepatan, agilitas, dan fleksibilitas untuk mengadopsi cloud agar dapat dicapai bersamaan dengan adaptasi yang berkelanjutan.

Bank BTN pun optimis peningkatan penggunaan multi-cloud bisa membantu bank untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan layanan bagi nasabah. Nasabah juga dapat mengakses laporan dan transaksi keuangan di mana saja dan kapan saja dengan perangkat digital yang dimiliki.

“Langkah transformasi dan inovasi terus kami lakukan guna mendukung pencapaian visi IT dan digital kami untuk menjadi bank yang dapat diandalkan, serta memberikan layanan IT terbaik di kelasnya. Selain itu, juga untuk keunggulan operasi untuk mempercepat terealisasinya tujuan bisnis yang sesuai visi Bank BTN untuk menjadi Best Mortgage Bank in South East Asia di tahun 2025,” ungkap Andi.

Sementara Managing Partner IBM Consulting Indonesia Andrian Purnama mengungkapkan bahwa inti dari setiap strategi transformasi digital adalah konsumen. Oleh karena itu, perbankan perlu melakukan penyesuaian model bisnis guna menghadirkan inovasi dan teknologi yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi nasabah yang terus berkembang.

“Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan digital Bank BTN. IBM Consulting berkolaborasi dengan Bank BTN melalui IBM Cloud Governance Methodology untuk membantu memodernisasi dan mengelola sistem serta aplikasi perbankan di cloud dengan cara yang terbuka dan aman guna memfasilitas kepatuhan terhadap peraturan industri,” pungkas Andrian.


Bagikan artikel ini