Ini Calon Kuat Empat Lokasi Pusat Data Nasional


Calon Data Center

Ilustrasi Data Center

 

Empat lokasi telah terpilih untuk menjadi calon kuat Pusat Data Nasional. Empat lokasi tersebut adalah Batam, Bekasi, Kalimantan Timur, serta Bitung. Lokasi tersebut dinyatakan dalam green book di Bappenas dan telah disetujui struktur pembiayaannya.

Sesuai persyaratan Peraturan Presiden 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), ada beberapa persyaratan minimal yang harus terpenuhi untuk menjadi kandidat Pusat Data Nasional. Syarat tersebut antara lain adalah aman dari resiko bencana alam, kesiapan infrastruktur listrik, dan juga ketersediaan sistem telekomunikasi terutama adalah infrastruktur fiber optik.

Pembangunan Pusat Data Nasional tersebut akan terbagi menjadi dua tahap. Untuk tahap pertama, akan dibangun dua Pusat Data Nasional terlebih dahulu. Dua lokasi yang terpilih berdasarkan arahan dari Presiden Jokowi adalah di Bekasi dan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan.

Menurut direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Kemkominfo, Bambang Dwi Anggono atau yang biasa dipanggil Ibenk, dua pusat data berikutnya diharapkan dapat dibangun mulai tahun 2022.

“Sedangkan untuk Kota Batam dan Kota Bitung yang baru saja kita bahas masih berupa lahan dan masuk dalam tahapan berikutnya. Diharapkan tentu pada tahun 2022 kita sudah mulai mempersiapkan pembangunannya dan mulai groundbreaking”, ujar Ibenk.

Ibenk berharap dengan adanya Pusat Data Nasional nanti akan membuat sistem pemerintahan di Indonesia menjadi lebih efektif, efisien, dan aman.

“Kualitas pelayanan yang terima oleh masyarakat di Papua harus sama dengan kualitas layanan yang terima oleh masyarakat di Jawa,” tutupnya.