PLN Manfaatkan IoT untuk Billing Kendaraan Listrik


Ilustrasi Internet of Things

Ilustrasi Internet of Things (IoT)

Pemerintah Indonesia kini semakin gencar untuk mengembangkan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di dalam negeri. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga mempersiapkan untuk membangun industri kendaraan listrik ke depannya.

BUMN mempersiapkan penambangan nikel hingga pembangunan smelter nikel untuk menjadi bahan baku komponen baterai kendaraan listrik serta infrastruktur pengisian daya.

Menteri BUMN Erick Thohir pun menyebut kesiapan Indonesia untuk menjadi pemain utama mobil listrik. Erick meminta PLN untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengubah strategi bisnis, salah satunya era industri kendaraan listrik.

Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pembangunan ekosistem dan infrastruktur pendukung dari kendaraan listrik ini, salah satunya adalah dengan membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

"Nanti pembelian mobil akan ada alat charging-nya, bahkan kami akan sediakan bukan billing-nya jadi satu, tapi terpisah ada sub billing, kita gunakan internet of things (IoT), sehingga ada artificial intelligence atau kecerdasan buatan," ucap Darmawan dikutip dari CNBC, Senin (04/01).

Menurut Darmawan, ke depan stasiun pengisian daya mobil listrik ini bisa akan semakin meningkat bila badan usaha lainnya seperti Pertamina maupun swasta turut berkontribusi membangun SPKLU.