Presiden Jokowi Luncurkan Program Literasi Digital Nasional


Ir. H. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia

Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo

Presiden Joko Widodo luncurkan Program Literasi Digital secara virtual yang disambut oleh masyarakat Indonesia untuk mendorong semakin banyak talenta anak bangsa semakin cakap dalam menggunakan teknologi digital.

"Dengan mengucap Bismilah hirohman nirohim saya luncurkan program literasi digital nasional," ucap Presiden Jokowi dalam pembukaan Program Literasi Digital Nasional yang dilakukan serentak di 34 Provinsi di Indonesia, Selasa.

Dalam bahasannya, Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk bisa berpartisipasi secara aktif mengikuti program ini sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan internet dengan produktif dan efektif.

"Kewajiban kita bersama terus meminimalkan konten negatif, membanjiri ruang digital dengan konten positif. Untuk itu kita harus tingkatkan kecakapan digital masyarakat agar mampu menciptakan lebih banyak konten kreatif yang mendidik, menyejukkan, dan menyerukan perdamaian," ungkap Presiden Jokowi.

Selain untuk memerangi dampak konten negatif di ruang digital, kehadiran program yang dihelat 514 kebupaten dan kota di Indonesia itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya untuk UMKM yang terus bertumbuh dengan pemanfaatan ruang digital.

"Saya harap gerakan ini menggelinding dan terus membesar. Mendorong inisiatif lain dan melakukan kerja konkret di tengah masyarakat agar makin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukatif dan produktif," tutup Presiden Jokowi.

Dilansir dari Antara, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebutkan tidak hanya literasi digital dasar untuk pemahaman awam, Kemkominfo pun menyediakan pengembangan untuk tingkat menengah dan lanjutan bagi talenta digital di Indonesia.

Adanya beasiswa Digital Talent Scholarship (DTS) menjadi beasiswa untuk mendukung generasi muda dapat mengoptimalkan beasiswa itu di bidang-bidang teknologi seperti pemanfaatan Big Data, AI, machine learning, cloud computing, cyber security, hingg teknologi lainnya yang digunakan untuk kemajuan Indonesia.

Untuk tingkat lanjut, Kemkominfo menghadirkan Digital Learning Academy yang dikhususkan untuk para pendiri perusahaan rintisan, Kepala Dinas Kominfo di seluruh Indonesia, dan para pemimpin sektor digital lainnya untuk kecakapan digital yang lebih mendetil.