Qualcomm Luncurkan Platform Komputasi Perangkat Komputer Berbasis AI


Artificial Intelligence

Ilustrasi Artificial Intelligence

Qualcomm baru saja meluncurkan platform komputasi terbaru untuk perangkat komputer Snapdragon 7c Gen 2. "Banyak yang bekerja dari jarak jauh, keamanan menjadi semakin penting," kata Direktur Senior Manajemen Produk Qualcomm Technologies, Miguel Nunes, saat perkenalan produk beberapa waktu lalu.

Snapdragon 7c Gen 2 Compute Platform merupakan chip entry-level generasi kedua untuk perangkat Windows dan Chromebook, menjanjikan fitur keamanan tingkat perusahaan dan efisiensi daya baterai. Platform ini membuat perangkat komputer bisa selalu aktif terhubung ke jaringan, namun, tidak menghabiskan daya baterai.

Dilansir dari Republika.com, platform ini dilengkapi dengan Qualcomm AI Engine generasi kelima agar aplikasi di perangkat bisa mengaktifkan fitur akselerasi kecerdasan buatan terbaru. Untuk keamanan, Snapdragon 7c Gen 2 dirancang untuk membantu menjaga keamanan data dari chip hingga cloud atau komputasi awan. Sementara untuk kemampuan audio dan visual, platform ini memiliki fitur Hi-Fi Audio, kemampuan streaming resolusi 4K HDR dan kamera 32MP.

Qualcomm mengklaim perangkat yang menggunakan Snapdragon 7c Gen 2 bisa terkoneksi selama berhari-hari, dalam mode siaga, karena memiliki fitur efisiensi daya. Daya tahan baterai, berkat fitur efisiensi daya, bisa dua kali lipat dibandingkan platform komputasi lainnya, diperkirakan bisa bertahan hingga 19 jam ketika laptop digunakan terus-menerus.