Telkom Diharapkan Menteri BUMN Menjadi Fondasi Program Satu Data Pemerintah


Erick Thohir

Ilustrasi Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir menginginkan PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk menjadi fondasi bagi program satu data pemerintah. Menurut Erick, dengan memiliki program satu data yang bisa dikelola oleh Telkom, namun datanya milik pemerintah dan dapat mendukung transparansi program pemerintah.

 “Telkom sudah memiliki program data center, national innovation, tetapi saya juga menantang program satu data bahwa Telkom penting menjadi fondasi program satu data pemerintah,” kata Erick Thohir dalam seminar daring yang dikutip, Rabu (17/12).

Menurut erick, dengan memiliki program satu data ini, bisa menekan program-program pemerintah yang dikorupsi. Hal ini berperan penting sebagai digitalisasi yang terjadi di Indonesia. Sejak awal Menteri BUMN memang cukup keras kepada Telkom dan dengan transformasi yang terjadi bisa dilihat valuasi saham Telkom sudah bagus.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. keberdaan aturan data ini bertujuan agar pemerintah dapat mengumpulkan data dalam satu tempat yang akurat dan mudah diakses.

Data yang tersedia dalam program satu data adalah data pangan, energi, infrastruktur, maritim, pendidikan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, industri, pariwisata, hingga reformasi birokrasi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menyebut Satu Data Indonesia juga akan mendukung upaya pemulihan ekonomi dan reformasi sosial dampak COVID-19 pada 2021.

Suharso mengungkapkan alasannya dikarenakan Satu Data Indonesia merupakan kebijakan tata kelola pemerintah untuk menghasilkan data akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses.