Telkom Menilai Indonesia Perlu Kembangkan Banyak Elemen pada Jaringan 5G


Jaringan 5G

Ilustrasi Jaringan 5G

Direktur Strategic Portofolio Telkm Indonesia, Budi Setyawan Wijaya mengungkapkan untuk mengembangkan jaringan 5G di Indonesia banyak elemen yang harus disiapkan. Jaringan 5G dianggap sebagai masa depan untuk menjalankan revolusi industri 4.0 di Indonesia.

“5G tidak hanya lisensi. Kita harus siapkan infrastruktur misalnya fiber optic karena ini komponen penting yang akan menghubungkan mini pool dengan 5G,” ujar Budi dalam diskusi digital yang dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (25/2).

Budi menilai untuk menambahkan bisnis ke 5G ke depann cukup besar. “Konsumer pelanggan butuh kecepatan tinggi ketika mobile dapat akses tinggi. Ketika di rumah butuh akses cepat. Kalau ada 5G, ada VWA, terus untuk beberapa aplikasi virtual reality hanya bisa disediakan maksimum oleh 5G,” tambahnya.

“Kita juga siapkan data center di daerah. Jadi, aset properti sentral di daerah mulai dibangun menadi regional data center agar lebih dekat ke pasar (market). Use case untuk industri agar terbantu dengan 5G dan efisien. Itu hal-hal yang perlu dipersipakan untuk mengembangkan jaringan 5G,” kata Budi.

Di sisi lain, pada bidang enterprise (korporasi), dengan adanya Internet of Things (IoT), dibutuhkan teknologi mendukung 5G yang tepat. “Secara size, saat ini belum bisa melihat angka. Secara kebutuhan, itu ada, baik di sisi konsumer atau enterprise,” tutupnya.