Telkom Jalin Kolaborasi dengan Tuya untuk Kembangkan Solusi Smart Home Berbasis IoT dan Cloud


Telkom Indonesia

Telkom Indonesia

Telkom Indonesia jalin kerja sama dengan perusahaan pengembang teknologi artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT) asal Tiongkok, Tuya untuk mendukung perluasan proyek smart home. Kolaborasi keduanya dilakukan untuk dapat memajukan smart home dan ekosistem Smart and Medium Business (SMB) Ecosystem di Indonesia.

Dasar teknologi yang digunakan untuk mengembangkan smart home ini adalah IoT Cloud Platform untuk IP Camera dan Cloud Recording, di mana smart home yang dikembangkan Telkom dan Tuya dapat melakukan pemantauan terhadap sistem keamanan di rumah secara real-time.

Selain itu, IoT juga diterapkan untuk membantu pengguna memantau kebersihan rumah dan mengatur penggunaan listrik. Semua aktivitas ini kemudian dapat dikontrol dari jarak jauh melalui smartphone. Model ini juga dapat diterapkan di hunian horizontal maupun vertikal, selama ditunjang koneksi internet yang memadai.

“Melalui kerja sama ini, diharapkan ke depan kita dapat memperluas lebih banyak kolaborasi dengan produsen teknologi pintar sehingga kita bisa membangun ekosistem bersama, begitu pula dengan memperluas pasar dan memberi kepuasan terhadap pelanggan-pelanggan yang sudah ada,” kata Deputy EVP Digital Business Builder Telkom, Komang Budi Aryasa dalam keterangan resminya, melansir dari Tek.id, Rabu (30/11/2022).

Telkom sendiri saat ini memiliki layanan Indihome Eazy yang menawarkan pengawasan bagi pelanggan. Indihome Eazy merupakan layanan smart home yang mengusung teknologi IoT untuk melakukan pengawasan rumah pengguna, dengan platform yang terhubung dengan smart devices seperti IP Camera hingga Smart Plug. Hasil rekaman ini pun tersimpan dalam cloud.

Kelebihan lain yang diinisiasi oleh Telkom melalui layanannya juga menyangkut jaminan keamanan. Service Monitoring IP Camera Telkom diklaim tidak serupa dengan layanan lainnya yang ada di Indonesia, yaitu seluruh infrastruktur Telkom yang berlokasi di Indonesia sementara layanan lainnya tidak. Hal ini mendukung penanganan keamanan yang maksimal.


Bagikan artikel ini