Cloud Computing Indonesia Conference 2021

Tren Digitalisasi Semakin Berkembang, VMware Rekomendasikan Multi-Cloud


Cloud Computing

Ilustrasi Cloud Computing

Perkembangan teknologi yang semakin canggih membuat masyarakat di zaman sekarang ini semakin mudah menikmati layanan dari sebuah instansi dikarenakan tren digitalisasi. Bahkan teknologi yang berada di genggaman kita dapat mengakses semua layanan tersebut dengan mudah dan cepat.

Korporasi dan instansi saat ini mulai berlomba-lomba untuk mengaplikasikan layanan bisnis mereka untuk dapat dengan mudah diakses oleh pengguna dengan cepat dan dengan tujuan meningkatkan basis pelaggan serta meningkatkan kualitas operasional.

Hal tersebut menimbulkan pilihan-pilihan berupa metodologi dan teknologi yang saat ini digunakan. “Pada pilihan metodologi untuk di area pengembangan aplikasi, DevOps menjadi pilihan dengan beberapa kelebihan seperti scalability. Pada area teknologi yang diterapkan adalah cloud services dan menjadi pilihan yang relevan dalam menyediakan dukungan terkait perkembangan aplikasi dengan keunggulan yang ada,” ujar Solution Engineer Cloud Management VMware Indonesia Kuncara Widada dalam Workshop Vmware Multi-Cloud Tech, Kamis, (25/3).

Public cloud menjadi pilihan yang relevan bagi pengembang aplikasi dan memberikan kemampuan-kemampuan yang sudah ready to use seperti security, self optimize, self service, dan lain-lain. Cloud services menyediakan layanan yang sesuai dengan metodologi. Dalam container management juga memfasilitasi modern apps yang lebih scalable dan presisi serta model DevOps sangat mudah untuk dikembangkan.

Menurut Kuncara, banyak instansi dan korporasi yang sudah mulai menggunakan multi-cloud journey yang terdiri dari Private cloud, Hybrid cloud, dan Public cloud. Tidak bisa dipungkiri, investasi yang sudah dilakukan oleh instansi dalam menyediakan layanan bisnis bagi pengguna sudah dilakukan. Sehingga beberapa tahun terakhir sudah banyak perusahaan yang memiliki layanan private cloud.

Kuncara menambahkan, pada aplikasi dibutuhkan strategi driving cloud. Strategi cloud harus menyesuaikan dengan kebutuhan aplikasi. Pada sistem aplikasi terdapat dua bagian yakni Existing Apps dan Modern Apps. Pada existing apps sendiri memiliki kelebihan yakni reduce cost, security, reliability, dan control. Pada Existing apps membutuhkan maintain, re-platform, dan hybrid apps.

Di sisi lain, pada Modern Apps memiliki beberapa keunggulan yakni time to market, innovation, scale, differentiation. Strategi cloud yang dibutuhkan dalam menangani modern apps adalah refactor, develop for cloud, dan replace dengan SaaS.

“Ketika sudah memasuki layanan multi-cloud, tentu saja terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi seperti banyaknya objek yang harus diperhatikan, banyaknya akun cloud, dan prioritas tim yang cukup komplek. Solusi dari VMware dalam menghadapi tantangan tersebut adalah suatu IT bisa menyediakan layanan cloud dengan tanpa memberikan kompleksitas yang dapat menyulitkan pengguna secara langsung,” tambah Kuncara.

VMware memberikan solusi berupa kemampuan-kemampuan self service sehingga semua layanan yang sudah didesain oleh VMware dan sudah didefinisikan oleh pengguna diberikan self service catalogue. Sehingga pengguna dapat mengakses dan menikmati layanan tanpa harus menemukan kompleksitas pada platform tersebut.