Pemerintah Siap Tingkatkan Kualitas SDM Hadapi Era Industri 4.0


Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP)

Kepala BPSDMP

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Perhubungan Darat menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bertemakan "Bersama Membangun SDM Transportasi Menuju Indonesia Emas” yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 8 Agustus hingga Selasa, 11 Agustus 2020 di Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Direktur dan perwakilan seluruh Unit Pelaksana Teknis Matra Darat binaan PPSDMPD, serta para stakeholder dalam rangka menyusun dan merencanakan desain kompetisi SDM transportasi agar dapat membangun SDM transportasi di Indonesia menuju Indonesia Emas.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Sugihardjo mengatakan bahwa seiring dengan adanya peningkatan layanan dan pembangunan infrastruktur transportasi serta semakin berkembangnya teknologi informasi pada era industri 4.0. Hal tersebut yang mendorong pemerintah untuk semakin fokus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan kondisi yang saat ini di kala pandemi Covid-19.

"Sejalan dengan fokus pemerintah yang menjadikan Sumber Daya Manusia sebagai prioritas di Era Industri 4.0, maka perlu adanya dukungan dalam menyiapkan serta merencanakan pembangunan kompetensi Sumber Daya Manusia Transportasi," ujar Sugihardjo saat membuka rapat.

Menurut Sugihardjo, untuk membangun Indonesia menjadi Indonesia Emas, kuncinya yaitu SDM itu sendiri dan nantinya Indonesia mendapatkan bonus dengan banyaknya SDM yang masih berusia produktif. Dengan begitu perlu adanya upaya dari lembaga pendidikan yang menunjang peningkatan kualitas SDM, seperti peningkatan pendidikan sampai dengan S2 Vokasi.

"Untuk menggerakkan roda ekonomi Indonesia, yang tidak hanya Consumption Driven dan Production Driven saja, tetapi Innovation Driven, diperlukan SDM yang mampu memberi daya dorong yang lebih kuat terhadap peningkatan daya saing bangsa," ujarnya

Selain itu, ia menuturkan bahwa tidak hanya jumlah lulusan yang menjadi target outcome, namun juga daya serap lulusan dengan memiliki kualitas daya saing yang tinggi. Dengan demikian, perlu adanya sinergi untuk dapat membangun SDM Transportasi melalui pendidikan vokasi pada Perguruan Tinggi yang berada dibawah binaan BPSDM Perhubungan.

"Sebagaimana diketahui, saat ini BPSDMP telah memfokuskan arah dan strategi pengembangan vokasi di sektor perhubungan untuk mencapai kondisi yang diharapkan, yaitu peningkatan prosentase serapan lulusan, kualitas lulusan untuk bersaing di pasar Internasional, prodi dan kurikulum yang lebih adaptif pada kebutuhan pasar, peningkatan akreditasi, peningkatan relevansi dan daya saing lembaga diklat, link and match antara diklat, kompetensi dan kebutuhan pasar terkini, serta peningkatan jumlah publikasi jurnal ilmiah nasional dan internasional," jelas Sugihardjo.

Dengan begitu, Sugihardjo berharap dengan melalui Rakornis ini, stakeholder dapat lebih bersninergi dalam mengadaptasi informasi isu aktual dan strategis terkait dengan sektor SDM agar dapat menjadi acuan dalam menyusun kurikulum dan pengembangan Program Studi.

"Dengan kegiatan ini diharapkan sinergi dalam membangun SDM transportasi menuju Indonesia Emas dapat berjalan efektif dengan adanya koordinasi dan kolaborasi yang harmonis antara BPSDM Perhubungan dengan stakeholder terkait, seperti regulator, lembaga maupun praktisi pendidikan terbaik yang merupakan satu unsur yang saling terintegrasi satu sama lain," urai Kepala BPSDMP.