Berikan Perhatian Pada Revolusi Industri 4.0, Kota Solo Terapkan Smart City


Ilustrasi Smart City

Ilustrasi Smart City

Provinsi Jawa Tengah tepatnya di Kota Solo memberikan perhatian lebih terhadap dinamika dan perubahan yang sangat pesat di era revolusi Industri 4.0 dan menuju society 5.0, terbangunnya Big Data System dan one gate system menjadi tanggung jawab baik pemerintah pusat maupun daerah.

Terintegrasinya pelayanan virtual berbasis elektronik yang dilakukan secara online atau daring yang berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), menjadi tuntutan bagi pemerintah untuk terus berkembang terutama di bagian teknologi di masa sekarang ini.

“Dengan konsep Quick Response Smart City akan membuat layanan e-government dapat lebih cepat implikasi terhadap masyarakat,” ujar Walikota Surakarta Gibran Rakabumi dalam rakor pembangunan Solo Smart City dengan pendekatan Road Safety Policing, yang dikutip dari berita daerah, Rabu (01/04).

Konsep smart city kini tengah marak digalakkan di berbagai negara, tak terkecuali di Kota Solo. Pengembangan sistem informasi terpadu ini sebagai salah satu basis dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga perlu dilakukan.

“Dalam era transformasi digital saat ini, data sudah menjadi aset yang sangat penting dalam menjalankan kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Data sangat penting untuk diolah menjadi informasi yang akurat. Dengan penggunaan teknologi digital, akan mampu digunakan untuk mengevaluasi kualitas layanan,” tambah Gibran.

Dengan terintegrasinya sistem TMC dengan Solo Destination akan menjadikan quick response pelayanan terhadap masyarakat dan meningkatkan produktivitas daerah serta daya saing ekonomi, pungkasnya.