Pertama di Asia Tenggara, SAS Luncurkan Program Sertifikasi Ahli Analisis Data Bagi Mahasiswa


Data Analisis

Ilustrasi Data Analisis

SAS, perusahaan yang bergerak di bidang analitik global akan meluncurkan program sertifikasi ahli analisis data bernama SAS Software Certified Young Professionals (SCYP). Program sertifikasi ini diperuntukkan bagi pelajar di Indonesia, Malaysia, dan Vietnam serta merupakan yang pertama di Asia Tenggara.

Program SCYP oleh SAS, memperkuat sejarah SAS dalam mendukung pendidikan bagi tenaga analisis data setelah sebelumnya juga mendukung delapan program penghargaan bagi pelajar dan pendidik.

Delapan penghargaan yang didukung SAS tersebut, diberikan pada kontribusi yang signifikan untuk memajukan pendidikan analitik data serta kolaborasi yang dilakukan dengan lembaga pendidikan dalam membangun tenaga ahli lokal di bidang data science, analitik, dan kecerdasan buatan (AI).

Program SAS SCYP sendiri bertujuan untuk mencetak pelajar menjadi tenaga ahli analisis data dengan pengetahuan dan keahlian yang mumpuni, terutama di tengah pasar tenaga kerja yang terdampak COVID-19. Program juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan industri akan ahli data science yang terus bertumbuh akibat adanya perkembangan teknologi.

Selain itu, digitalisasi yang terjadi di wilayah Asia Tenggara juga mengalami peningkatan yang signifikan, terutama di masa pandemi COVID-19. Teknologi pun menjadi respon atas kondisi “normal baru” kini.

Febrianto Siboro, Managing Director SAS Indonesia menyatakan bahwa dengan sejarah panjang SAS di bidang akademis, peluncuran program SCYP ini pun bertujuan untuk memberdayakan pelajar dengan keahlian SAS analitik serta menjawab permintaan pasar Asia Tenggara atas tenaga profesional di bidang teknologi.

“Organisasi bisnis membutuhkan sumber daya manusia yang paham akan data, mengerti cara mengelola serta menganalisis data, membangun model dan menentukan informasi mana yang memiliki nilai tinggi. Perusahaan akan sangat antusias merekrut mahasiswa dengan keahlian analitik seperti ini,” tutur Febrianto dalam press release SAS, Selasa (6/10/2020)

Program SAS SCYP akan memungkinkan pelajar untuk memiliki sertifikasi SAS di bidang pemrograman, machine learning, dan analitik visual melalui metode e-learning sesuai dengan kecepatan masing-masing pelajar.

Mendukung pembelajaran dalam program, SAS juga memfasilitasi siswa untuk berkolaborasi serta terlibat langsung dengan bergabung dalam komunitas SAS. Para siswa juga bisa mendaftar webinar yang dilaksanakan oleh SAS dan dibimbing langsung oleh para ahli SAS. Hal ini memungkinkan siswa untuk terus memperbaharui pengetahuan mereka dengan berbagai informasi baru.

Setelah selesai dengan kursus e-learning serta mengikuti webinar, siswa bisa mengambil ujian sertifikasi dengan persiapan yang dipandu oleh para ahli SAS. Setelah lulus ujian sertifikasi, mereka memiliki kesempatan untik memperoleh peluang bekerja sebagai profesional muda data science melalui jaringan pelanggan milik SAS.

SAS telah menyiapkan serangkaian kursus daring gratis atau bersubsidi di Asia Tenggara yang diperuntukkan bagi mahasiswa program sarjana, pascasarjana, dan PhD yang terdaftar di berbagai universitas, sekolah bisnis, serta perguruan tinggi di Malaysia, Vietnam, dan Indonesia.

SAS menawarkan lima kursus bagi mahasiswa Indonesia, antara lain :

  • Getting Started with SAS - SAS Certified Associate: Programming Fundamentals
  • Learning More with SAS - SAS Certified Professional: Advanced Programming
  • Learning Statistics with SAS - SAS Certified Statistical Business Analyst
  • Machine Learning with SAS - SAS Certified Specialist: Machine Learning
  • Visualization with SAS - SAS Certified Specialist: Visual Business Analyst

Informasi lebih lanjut mengenai program SAS SCYP ini dapat diakses melalui situs resmi SAS, yaitu http://sas.com/id_id/learn/certified-young-professionals.html