Tambah 3 Mitra Universitas, Alibaba Cloud Dorong Pengembangan Talenta Digital


Alibaba Cloud

Ilustrasi Alibaba Cloud

Perusahaan raksasa asal negeri tirai bambu, Alibaba Cloud, menggaet 3 mitra baru universitas di Indonesia. Ketiga universitas tersebut yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Sekolah Tinggi Teknologi Informasi NIIT (I-TECH) dan Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA), yang kini telah tergabung dalam Digital Talent Empowerment Program (Program Pemberdayaan Talenta Digital) dari Alibaba Cloud.


“Kami sangat bersemangat untuk dapat bermitra lagi dengan lebih banyak universitas guna mempercepat pelatihan talenta digital di Indonesia,” ungkap Leon Chen, Country Manager Alibaba Cloud Indonesia pada Kamis (23/07/2020).


Sebelumnya, telah ada dua universitas yang bermitra dengan Alibaba Cloud yaitu BINUS UNIVERSITY dan Universitas Prasetiya Mulya. Pengumuman bertambahnya tiga universitas yang bermitra dengan Alibaba Cloud ini merupakan lanjutan upaya Alibaba Cloud yang sebelumnya telah menggaet dua universitas lainnya pada Januari lalu. Dimana kemitraan tersebut berguna memberikan pelatihan seputar cloud dan intelegensi digital bagi para mahasiswa dan staf pengajar.


Sekitar 100 instruktur atau pengajar di tiga mitra universitas tersebut akan diberikan program pelatihan dan lokakarya. Menurut Leon, upaya ini dilakukan untuk mendorong para pengajar di kampus agar dapat berbagi materi pembelajaran cloud dan teknologi digital kepada para mahasiswa melalui materi perkuliahan. Harapannya dapat menambah kemampuan mahasiswa ketika masuk dunia kerja.


"Kami harap setidaknya 3.000 mahasiswa dari tiga mitra universitas ini bisa terlatih dalam materi terkait cloud dan intelegensi digital," tambahnya.


Dalam program ini, lanjut Leon, pihaknya akan menyediakan berbagai materi pembelajaran cloud, analitik, intelegensi, dan sistem keamanan cloud. Mahasiswa yang telah mendaftar secara online, bisa mendapatkan berbagai keuntungan seperti Elastic Compute Service (ECS) dan dapat mengikuti 10 topik pelatihan dan sertifikasi secara gratis.


“Mengadopsi cloud dan meningkatkan kecerdasan digital berbasis cloud menjadi hal yang lebih penting jika dibandingkan sebelumnya, terutama ketika kita menghadapi tantangan baru akibat pandemi. Kami berharap dengan membagikan teknologi, keahlian dan pengalaman yang kami miliki, dapat berkontribusi pada lebih banyak pengembangan bakat lokal dan membantu memenuhi kebutuhan transformasi digital di berbagai bisnis di Indonesia,” kata Leon.


Bahkan Alibaba Cloud telah menjalin kerjasama dengan inkubator dan lembaga pelatihan termasuk BLOCK71 Indonesia, Trainocate dan i3 untuk pengembangan pelatihan. Perusahaan juga mengadakan lokakarya mengenai cloud, keamanan dan intelegensi data untuk para pelaku startup dan developer. Dengan demikian, dapat membantu mereka mengembangkan produk yang lebih mutakhir dan solusi industri dalam ekosistem cloud.


Seperti diketahui, Alibaba sudah merambah Indonesia dengan menyediakan teknologi, seperti cloud. Terdapat dua pusat data (data center) milik Alibaba yang dibangun di Indonesia. Perusahaan ini juga berencana menambah pusat data ketiga, yang akan dibangun pada tahun depan. Ditambah lagi, perusahaan teknologi asal China ini juga telah bekerjasama dengan 100 lebih mitra lokal seperti Indosat, Telkom Indonesia, Indonet, dan ViBiCloud. Sementara, startup Ruangguru, Investree, Akulaku dan Kopi Kenangan telah menjalin kerja sama dengan menggunakan layanan milik Alibaba Cloud.