YouTube Gunakan AI untuk Tentukan Video yang Sesuai Batasan Usia


YouTube

Ilustrasi YouTube

Situs berbagi video terbesar di dunia YouTube, akan menggunakan mesin khusus berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk menambahkan batasan usia pada video yang tidak pantas secara otomatis. Jadi video yang dibuat hanya dapat ditonton sesuai dengan usia yang telah ditentukan.

Sebelumnya YouTube sudah memiliki alat yang memungkinkan kreator untuk menerapkan batasan usia pada konten videonya. Dan kedepannya YouTube akan menggunakan AI untuk membuat batasan usia tersebut. Penerapan mesin khusus berbasis AI ini baru akan dilaksanakan pada akhir tahun nanti.

Dengan diterapkannya mesin tersebut, diharapkan dapat mempersulit anak-anak untuk menghindari pembatasan tersebut. Jika anak-anak mencoba menonton video melalui penyematan di situs lain, Google akan mengalihkannya ke YouTube, dimana mereka harus login untuk membuktikan bahwa mereka berusia diatas 18 tahun.

"Ini akan membantu memastikannya, di mana pun seorang video ditemukan, itu hanya akan dapat dilihat oleh penonton yang sesuai," demikian pernyataan resmi YouTube (23/9/2020). Hal tersebut akan membantu YouTube untuk memastikan bahwa di mana pun video tersebut ditemukan alias di luar platform YouTube, video itu hanya dapat dilihat sesuai dengan usianya.

"Pengunggah dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut jika mereka yakin itu diterapkan secara tidak benar," lanjutnya. YouTube telah meningkatkan penggunaan kecerdasan buatan sebagai cara untuk mendeteksi konten berbahaya dalam videonya sebagai akibat dari pandemi virus corona. Youtube mengatakan telah menghapus lebih banyak video pada kuartal kedua tahun 2020 daripada sebelumnya.

Hadirnya mesin AI tersebut sebagai langkah YouTube untuk menghindari kesalahan yang lalu, di mana mereka dikecam oleh para kritikus setelah adanya video konspirasi yang bisa masuk ke YouTube Kids, di mana seharusnya video tersebut disaring dengan ketat untuk mencegah dan terhindar dari tontonan anak-anak.