Industri Memilih Komputasi Awan Alibaba Cloud di Tengah Pandemi

  • Ayu
  • 11 Sep 2020 15.27 WIB

Alibaba Cloud

Ilustrasi Alibaba Cloud

Alibaba Cloud memiliki layanan komputasi awan yang dimasa pandemi ini begitu diminati industri khususnya industri offline yang akan beralih ke industri online. Pandemi Covid-19 membuat banyak industri baru merasakan bahwa layanan komputasi awan sangat penting bagi mereka. “Pandemi membuat sejumlah industri offline, tidak hanya China, namun juga Indonesia beralih ke online”, ungkap Vice President of Alibaba Group and President of the Database Products Business Unit of Alibaba Intelligence, Dr. Feifei Li.

Feifei Li melalui diskusi media secara virtual mengungkapkan bahwa pandemi sangat berpengaruh secara signifikan pada cara orang menjalankan bisnis. Banyak bisnis yang melakukan akselerasi teknologi karena meilhat manfaatnya di situasi pandemi ini. Infrastruktur cloud dapat membantu operasional, sehingga perusahaan fokus pada pengembangan bisnis.

Head of Solution Architect Alibaba Cloud, Max Maiden Dasuki menjelaskan di Indonesia semakin terlihat banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggunakan layanan komputasi awan milik Alibaba Cloud, salah satu contoh industri startup yang tengah tumbuh pesat adalah Kopi Kenangan. Maiden juga mengungkapkan banyak perusahaan yang melakukan riset mengenai layanan komputasi awan disaat pandemi. Banyak permintaan yang datang juga dari sektor edukasi, finansial, gaming, edukasi, serta hiburan.

beberapa industri di Indonesia yang telah menggunakan layanan Alibaba Cloud adalah Investree, Dana dan Adira yang bergerak disektor finansial, MAP dan Akulaku bergerak disektor ritel dan e-commerce, Bitraco disektor otomotif, dan Lyto pada sektor gaming. Walaupun dalam konteks ini, sektor yang terpuruk adalah wisata dan perjalanan akibat pandemi Covid-19. Namun, mulai banyak perusahaan sektor wisata dan perjalanan yang mendaftar sebagai pengguna layanan komputasi awan Alibaba Cloud, begitu juga dengan salah satu perusahaan maskapai penerbangan.

Maiden mengungkapkan bahwa banyak sekali permintaan dari berbagai sektor industri yang ingin menjadi pengguna layanan komputasi awan Alibaba karena pandemi Covid-19. Alibaba Cloud juga berencana ingin menambah satu lagi pusat data di Indonesia pada 2021 yang sebelumnya telah memiliki dua pusat data di Indonesia yang mulai beroperasi pada tahun 2018 dan 2019 dan sudah mendapatkan sertifikat keamanan dan lisensi Keamanan Informasi 27001 sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 4 tahun 2016.