Alia, Aplikasi Manajemen Keuangan Berbasis AI untuk Anak Muda


Ilustrasi Bank

Ilustrasi Bank

Mengelola keuangan kini menjadi hal sulit bagi kebanyakan anak muda, seperti generasi milenial dan Z. Kesulitan tersebut ditambah pula dengan banyaknya produk finansial seperti dompet digital dan kartu kredit yang membuat anak muda menghabiskan uang.

Berangkat dari permasalahan dalam mengelola keuangan bagi anak muda ini, Nadia Amalia bersama dengan dua rekannya, Fransisca Susan dan Nadia Fadhila berinisiatif untuk mendirikan Alia yang merupakan startup dengan fokus pengembangan aplikasi manajemen keuangan pribadi berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Startup Alia sendiri dimulai ketika Nadia dan Susan mengikuti fintech pitching competition yang digelar di Massachusetts Institute of Technology di Amerika Serikat. Keduanya kemudian mendirikan Alia dengan misi meningkatkan literasi keuangan di Indonesia melalui teknologi.

“Alia adalah aplikasi yang hadir dengan tujuan untuk mempermudah anak muda dalam mengatur pengeluarannya,” tutur Nadia Amalia, CEO dan Co-Founder Alia dalam keterangan resminya, melansir dari Infokomputer, Kamis (26/8/2021).

Nadia menjelaskan bahwa Alia dapat membantu untuk mengatasi permasalahan pengelolaan keuangan di kalangan anak muda sehingga mereka dapat memiliki pemahaman lebih baik terhadap keuangannya. Selain itu, juga membantu untuk mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisa data dan pendampingan dari konsultan keuangan dengan biaya lebih terjangkau.

Aplikasi Alia sendiri pertama kali diluncurkan pada Desember 2020 lalu, dan saat ini masih dalam tahap beta. Rencananya, Alia akan secara resmi diluncurkan untuk umum pada bulan September 2021 mendatang.

Nadia mengungkap bahwa Alia memiliki berbagai fitur, diantaranya seperti pelacakan keuangan otomatis yang bisa dihubungkan langsung ke bank atau dompet digital pengguna. Alia juga dapat memberikan rekomendasi otomatis dengan dukungan AI.

“Melalui fitur lacak otomatis, misalnya sebagai contoh pengguna membeli kopi susu setiap jam 9 pagi. Alia bisa langsung melacak otomatis dan mencatat di aplikasi. Jadi pengguna dalam melakukan budgeting tidak perlu merekap secara manual lagi kira-kira kategori transaksi di setiap harinya itu apa,” jelas Nadia.

Selain itu, Nadia juga menyampaikan bahwa dengan fitur lacak otomatis tersebut pengguna bisa juga megcek langsung melalui aplikasi Alia mengenai berapa jumlah uang yang bisa dikeluarkan untuk pembelian. Hal tersebut agar pengeluaran jadi tidak berlebihan.

Pada fitur rekomendasi pintar, Alia dapat membantu penggunanya untuk dapat menjaga keuangan. Nadia mencontohkan, jika pengguna mengecek keuangannya setiap malam pada aplikasi Alia, pengguna bisa melihat rekomendasi pintar dari AI untuk pengaturan keuangan yang lebih baik.

Fitur lainnya yang dimiliki Alia adalah konsultasi finansial. Fitur ini dapat membantu pengguna untuk berkonsultasi mengenai keuangannya, sehingga semakin baik dalam manajemen keuangan tanpa pengeluaran berlebihan.

“Fitur ini didukung oleh para konsultan keuangan berpengalaman yang siap melayani nasabah dengan kebutuhan konsultasi lebih jauh terkait pengelolaan keuangannya,” kata Nadia.

Alia sendiri tercatat sudah memiliki 20.000 pengguna dari App Store dan PlayStore, dengan nilai transaksi sebesar Rp2,5 triliun. Menariknya, anak-anak muda yang menggunakan aplikasi ini pun berhasil menabung sebesar 20 persen per bulan dari penghasilannya.

Rata-rata pengguna aplikasi Alia sendiri merupakan anak muda yang tinggal di kota-kota besar di Indonesia yang memiliki penghasilan sebesar Rp4 juta hingga Rp6 juta perbulan untuk fresh graduate. Sedangkan untuk perbandingan jenis kelamin, Nadia menuturkan pengguna Alia adalah 50 persen perempuan dan 50 persen laki-laki.

Mengenai model bisnis, Alia yang masih dalam mode beta akan ditawarkan secara gratis. Namun ke depannya, aplikasi Alia akan menerapkan comission fee dari fitur yang dimilikinya, seperti rekomendasi pintar berbasis AI.

Pada tahap selanjutnya, Nadia pun menuturkan bahwa Alia ingin menjadi seperti 24/7 financial advisor yang bisa membantu anak muda Indonesia untuk memilih produk investasi dan keuangan yang tepat agar bisa mencapai tujuan keuangan mereka.