XL Axiata Harapkan Layanan Teknologi Smart Mining dapat Membantu Perkembangan UMKM


Gedung Xl Axiata

Ilustrasi Gedung Xl Axiata

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions (XLABS) melihat besarnya manfaat layanan 5G untuk layanan kalangan korporasi dan UMKM.

Salah satunya melalui kemampuan Smart Mining yang dapat mendukung perkembangan UMKM. XLABS juga mengenalkan sejumlah solusi digital yang akan siap disediakan di jaringan 5G.

Showcase solusi Smart Mining tersedia di arena Future SME’s Village, yang merupakan side event KTT G20, di Bali Collection, Nusa Dua.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, KTT G20 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menunjukkan kesiapan dalam menggelar layanan 5G ke depan.

"Semakin hari, kesiapan kami semakin matang, dan jam terbang kami dalam mengelola jaringan 5G semakin tinggi,” ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (15/11/2022).

Gede menambahkan, solusi-solusi digital untuk kalangan korporasi dan UMKM adalah di antara layanan yang disiapkan tersebut.

XL Axiata berharap, saat nanti komersialisasi layanan 5G XL Axiata diluncurkan, ekosistemnya sudah komplit dan siap memberikan layanan yang dibutuhkan masyarakat. Untuk penyediaan jaringan 5G ini perusahaan didukung oleh Huawei sebagai mitra teknologi (technology partner).

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto menyampaikan XLABS berkomitmen untuk mendukung digitalisasi korporasi dan UMKM di Indonesia sehingga mereka bisa semakin maju. Transformasi digital secara tidak langsung juga akan mendorong peningkatan pendapatan negara.

Feby melanjutkan, di sektor pertambangan, penerapan solusi digital berbasis 5G “Smart Mining” juga akan mampu mendukung pengurangan biaya operasional.

Smart Mining sendiri adalah layanan teknologi yang terintegrasi, memungkinkan optimalisasi proses operasional sektor pertambangan melalui implementasi teknologi Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Machine Learning, hingga Big Data.

Tujuannya sendiri adalah meningkatkan tingkat keselamatan kerja, sustainability lingkungan, peningkatan produktifitas dan peningkatan efisiensi biaya.

Perusahaan pertambangan bisa memanfaatkan solusi Smart Tracking untuk meningkatkan produktivitas sumber daya manusia.

Di sisi lain, efisiensi sumber daya manusia bisa dilakukan dengan menerapkan sensor dan remote. Sementara itu, efisiensi kendaraan eksplorasi bisa dijalankan dengan menerapkan solusi Fleetech (smart fleet management).

“Dengan solusi 5G Smart Monitoring dan Positioning, keamanan tempat kerja bisa lebih dijaga," kata Feby.

Dia menambahkan, demikian juga dengan keamanan peralatan kerja melalui solusi 5G Smart Inspection. Menurutnya, proses inspeksi atau bimbingan bisa dilakukan secara real time dari jarak jauh menggunakan sarana Remote Augmented Reality dan Troubleshooting.

Untuk mendukung upaya peningkatan hasil produksi, Feby menyebut, solusi digital berbasis 5G akan mampu mengurangi cacat hasil produksi dengan mengimplementasikan zero error rate dan zero waste.

Lalu, Smart Detection akan membantu menentukan titik eksplorasi yang paling presisi. Semua solusi digital tersebut pada akhirnya akan meningkatkan hasil produksi dan juga target pemasaran.

Pada akhirnya, penerapan solusi digital berbasis 5G selain akan berkontribusi meningkatkan pendapatan negara, hingga menjaga kelestarian lingkungan. Pada akhirnya, penerapan solusi digital berbasis 5G selain akan berkontribusi meningkatkan pendapatan negara, hingga menjaga kelestarian lingkungan.


Bagikan artikel ini