Dukung Kebutuhan Talenta Digital, Telkom Gandeng Huawei Kembangkan Kurikulum Data Science


Gedung Telkom Indonesia

Ilustrasi Gedung Telkom Indonesia

PT Telekomunikasi Indonesia (Tbk) melalui Telkom Corporate University-Indonesia Telecommunication and Digital Research (CorpU-ITDRI) mengembangkan kurikulum data science bersama dengan Huawei Indonesia dalam rangka mengantisipasi kebutuhan talenta digital.

Menurut SGM-Chairman Telkom CorpU-ITDRI Jemmy V Cofindo, pengembangan kurikulum ini dilakukan untuk dapat membantu merealisasikan target 600 ribu talenta digital per tahun. Terutama dengan kebutuhan talenta digital Indonesia sampai 2030 mendatang mencapai sembilan juta orang.

“Sesuai dengan aspirasi Indonesia Maju yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Telkom melalui ITDRI telah menginisiasi kerjasama dengan Pentahelix melalui pembuatan berbagai program akselerasi di bidang learning, research and innovation, yaitu joint learning, joint curriculum, joint research, dan inovasi bersama yang sesuai,” tutur Jemmy dalam siaran persnya, Minggu (17/10/2021).

Jemmy menuturkan bahwa data science dipilih karena memiliki lingkup paling luas di seluruh industri atau sektor yang ada, serta merupakan dasar fundamental untuk melakukan ekstrak sebuah informasi berharga dari sumber data hingga menghasilkan keputusan yang berdampak pada bisnis. Data science juga dapat membantu pembuatan serta perencanaan strategis, serta masih banyak lagi.

“Seorang individu yang mempelajari data science dapat mengarah pada keunggulan kompetitif suatu bisnis berdasarkan persaingan bisnis yang ada,” kata Jemmy.

Menurut Jemmy, dalam kurikulum yang dikembangkan ITDRI bersama Huawei Indonesia terdapat pembahasan materi terkait Market Information Communications and Technology (ICT) Indonesia di bidang big data.

Selain itu, pada kerjasama ini Huawei Indonesia berperan sebagai learning partner dipercaya dapat memperkuat fondasi dari tiga pilar utama ITDRI, yaitu learning, innovation, dan research. Selain kerjasama dalam hal kurikulum, ITDRI bersama Huawei Indonesia juga ingin menghasilkan inovasi dan talenta baru khususnya di bidang teknologi baru seperti 5G, AI, big data, IoT, serta cloud.

“Huawei Indonesia menjadi salah satu mitra terpercaya ITDRI untuk mengembangkan, membangun, serta mempertahankan kemampuan bakat digital yang kuat,” ujar Jemmy.

Selain mengembangkan kurikulum data science, Jemmy menyampaikan bahwa ITDRI bersama Huawei Indonesia juga sepakat untuk memulai pengembangan bakat talenta digital dengan mengadakan assesment terkait kurikulum tersebut. 

Jemmy menjelaskan, inisiatif ini akan diawali dengan mengadakan lokakarya inovasi dan pembelajaran bersama dengan peserta yang dipilih dari instansi pemerintah, industri swasta, serta perguruan tinggi. Setelah assessment dilakukan, implementasi dari joint curriculum data science akan dilakukan melalui pergelaran lokakarya bertajuk ‘The New Horizon of Data Science’.

“Tak sampai disitu, hasil kolaborasi ITDRI dengan Huawei Indonesia tersebut juga diunggah ke dalam aplikasi MyDigiLearn milik Telkom CorpU agar dapat diakses dan dipelajari oleh publik,” jelas Jemmy.

Sementara Solution Director Huawei Indonesia Robert Bihan menyampaikan bahwa kerjasama dengan ITDRI ini menjadi salah satu upaya Huawei untuk membantu merealisasikan target mengangkat ekonomi Indonesia agar mampu menembus peringkat 10 ekonomi terbesar dunia pada 2030 mendatang. Robert menyampaikan bahwa target ini patut didukung bersama.

“Dibutuhkan kolaborasi antar-ekosistem pemangku kepentingan untuk mengubah tantangan tersebut menjadi sebuah peluang,” kata Robert.

Menurut Robert, guna mewujudkan realisasi dari visi ini, Huawei Indonesia telah menjalankan program Huawei 100K Talenta Digital. Melalui program ini, Huawei Indonesia berupaya untuk turut melahirkan 100 ribu sumber daya manusia (SDM) talenta digital yang berkompetensi dalam kurun waktu lima tahun.

“Pengembangan kurikulum dengan ITDRI adalah salah satu langkah yang diambil Huawei Indonesia untuk memenuhi komitmen tersebut,” kata Robert.

Robert menyebut bahwa kurikulum data science yang dikembangkan bersama ITDRI untuk Telkom CorpU ini bertujuan untuk membuat pembelajaran data menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Harapannya, hasil kerjasama tersebut dapat melahirkan talenta-talenta baru di bidang data science yang dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan teknologi di Indonesia.

“Selebihnya, ITDRI dan Huawei Indonesia juga akan terus berkolaborasi utnuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia,” tutup Robert.


Bagikan artikel ini