Lintasarta Tawarkan Solusi E-Learning Bantu PJJ


Lintasarta

Ilustrasi Lintasarta

 

Akibat pandemi Covid-19, aktivitas pembelajaran di sekolah maupun kampus beralih ke Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang menggunakan teknologi digital. Menanggapi hal ini, perusahaan telekomunikasi Lintasarta luncurkan solusi e-learning yakni Lintasarta Smart Campus E-Learning.

"Dibutuhkan sebuah sistem yang terintegrasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar meski dari jarak jauh. Dengan demikian, kami memperkenalkan Lintasarta Smart Campus E-Learning untuk mendukung konsep future campus," kata Presiden Direktur Lintasarta Arya Damar, dalam siaran pers, Kamis (30/7/2020).

Layanan Learning Management System (LMS) ini terintegrasi dengan sistem SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) milik Perguruan Tinggi sehingga modul mata kuliah tidak perlu lagi dimasukkan oleh pengguna. Selain itu, seluruh civitas akademika untuk mengakses layanan ini selama 24/7 perlu melalui web browser yang terhubung dengan internet, dimana digunakan secara beragam, dapat melalui teks, video, gambar hingga media pembelajaran lainnya. Dengan solusi ini, dosen dan mahasiswa juga dapat mengakses e-library dan melaksanakan ujian secara daring. LMS ini juga terintegrasi dengan SPADA (Sistem Pembelajaran Daring) milik DIKTI.

“Lintasarta Smart Campus E-Learning yang terintegrasi dengan sistem Lintasarta Cloud akan mempermudah pengguna dalam menyimpan atau membagikan data ke sesama mahasiswa atau dosen. Sehingga tidak lagi memerlukan tempat atau medium penyimpanan data tambahan,” kata Arya.

Arya menjelaskan, Lintasarta Cloud (Infrastructure as a Service/IaaS) menggunakan skema pembayaran pay only for what you use dimana sistem ini meliputi private atau public Cloud, backup dan Disaster Recovery serta Data Center yang terletak di tiga lokasi berbeda. Layanan lainnya yakni Lintasarta Mobile Workforce VPN, dimana memiliki koneksi yang aman saat digunakan dan dapat meminimalisir serangan siber dari kebooran data. Layanan ini cocok bagi para dosen dan staff yang bekerja di rumah dan ingin mengakses jaringen internet kampus.

"Selain itu, infrastruktur yang harus siap untuk menunjang konsep digital campus adalah jaringan internet yang kuat. Jaringan internet di kampus pun harus stabil dan kencang agar proses permintaan data dari luar area kampus dapat dilakukan dengan cepat," tandas Arya.

Dalam melayani kebutuhan seluruh anggota sivitas akademika selama PJJ, dibutuhkan kesiapan sistem back office yang baik. Lintasarta Enterprise Resource Planning dapat menjadi solusi untuk mengurus segala proses back office mulai dari administrasi, keuangan, manajemen aset dan inventaris, hingga personalia.

"Lintasarta akan senantiasa menghadirkan solusi-solusi ICT andal demi mewujudkan komitmen perusahaan dalam membantu Indonesia untuk semakin berkembang, khususnya pada masa-masa sulit seperti sekarang ini," ungkap Arya.